Warga RI Masih Raja, Belum Bisa Digeser Raja Internet Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - Manusia bukan lagi pengguna terbanyak di internet, namun kini digantikan oleh AI. Seiring berkembangnya teknologi itu, bot dan agen AI lebih mendominasi trafik internet.
Dalam data website yang menganalisa dan mencatat sumber serta trafik internet mengungkapkan 57,1% penggunaan bot sementara pengguna manusia menurun menjadi 42,9%. Periode data berlangsung selama tujuh hari dari 1-7 Juni 2026.
CEO Cloudflae Matthew Prince mengatakan fenomena dominasi bot di internet terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya pada 2027.
"Saya kira akan terjadi pada akhir 2027, lalu awal 2027, kemudian trafik agen tumbuh cepat sehingga bot melampaui trafik manusia secara online untuk pertama kalinya dalam sejarah internet," kata Prince dalam unggahan di akun X, dikutip dari Cnet, Senin (8/6/2026).
Dalam unggahan lainnya, Prince mengatakan bahwa data dari perusahaannya menunjukkan tren ini tidak akan hilang.
Perlu dicatat bot yang dimaksud adalah sistem pencari informasi atas nama pengguna saat mereka mengajukan pertanyaan pada chatbot AI dan kemudian hasilnya diperlihatkan. Cnet menjelaskan pencarian dan kunjungan menghasilkan trafik yang nyata.
Dari data yang didapatkan menunjukkan lebih banyak agen AI yang berkunjung ke halaman web dibandingkan manusia.
Meski begitu, data Cloudflare di Indonesia cukup berbeda dengan yang diperlihatkan untuk dunia. Dalam rentang waktu yang 1 Juni-7 Juni 2026, pengguna manusia masih lebih banyak dibandingkan bot.
Manusia tercatat menyumbangkan 53,2% untuk trafik Indonesia. Untuk bot tercatat 46,8%.
Dengan data ini berarti masih banyak pengguna internet di Indonesia yang menggunakannya secara manual. Setiap pengguna manusia benar-benar masuk dan mengakses ke web, bukan bot AI.
(dem/dem) Add
source on Google