Bos Nvidia Mendadak Jadi Kurir Paket, Alasannya Tak Terduga

Redaksi, CNBC Indonesia
Rabu, 20/05/2026 17:00 WIB
Foto: NVIDIA. (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa chip dunia, Nvidia, mulai mengantarkan 'paket spesial' untuk klien-klien tersohornya seperti OpenAI, SpaceX, Anthropic, dan Oracle Cloud. Paket spesial itu tak lain adalah sistem CPU Vera pertama yang digadang-gadang paling kencang di dunia saat ini.

Paket spesial ini diantar langsung oleh bos Nvidia, yakni VP Hyperscale and Performance Computing, Ian Buck. Hal ini diungkap Nvidia melalui unggahan di X.


"Kami mengirimkan langsung CPU Nvidia Vera pertama kepada mitra kami di Anthropic, OpenAI, SpaceX, dan Oracle Cloud," tulis Nvidia, dikutip dari PCMag, Rabu (20/5/2026).

Sebagai informasi, Vera adalah CPU kustom pertama dari Nvidia yang dirancang untuk memasuki era 'Agentic AI', yakni sistem AI generasi berikutnya yang bisa menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan sedikit atau tanpa intervensi manusia.

"Ini baru permulaan. Perjalanan menuju sistem yang didukung Vera dimulai di sini. Terima kasih kepada para mitra kami karena telah bersama kami dalam perjalanan ini. Yang terbaik masih akan hadir di masa mendatang," Nvidia menuliskan.

Dalam pernyataannya, Buck mengatakan Vera berperan penting dalam menyambut era Agentic AI. CPU tersebut dirancang untuk mengembangkan model AI super canggih. Bukan hanya sekadar menjawab perintah, tetapi juga bisa mengambil tindakan dan berinisiatif dalam menyelesaikan tugas.

Foto: Ian Buck mengantarkan Vera ke Anthropic. (Dok. NVIDIA)

Vera dibangun dari 88 inti Nvidia Olympus, yang masing-masing diklaim Nvidia dapat memberikan kinerja hingga 50% lebih besar daripada inti CPU Grace yang telah digunakan Nvidia dalam sistem GPU Blackwell generasi saat ini.

Buck melakukan pengiriman pertama sistem CPU Vera ke Anthropic di San Francisco. Kemudian ia melanjutkan perjalanan ke markas besar OpenAI di Mission Bay, hanya berjarak 10 menit dengan berkendara, untuk menyerahkan sistem Vera lainnya kepada kepala infrastruktur komputasi OpenAI, Sachi Katti.

Selanjutnya, ia melakukan perjalanan selama satu jam ke kantor xAI-SpaceX di Palo Alto. Di sana, Buck bertemu dengan CEO SpaceX, Elon Musk. SpaceX dilaporkan sedang mempertimbangkan Vera untuk membangun beban kerja pembelajaran penguatan baru ke dalam tumpukan pelatihannya.

Pihak terakhir yang menerima perlakuan khusus dari Nvidia adalah Oracle Cloud Infrastructure, yang telah berjanji untuk mengerahkan ratusan ribu CPU Nvidia Vera sepanjang 2026. Dalam perjalanannya ke Oracle AI Customer Excellence Center di Sydney, Australia, Buck bertemu dengan pimpinan manajemen produk Karan Batta dan kepala bagian kesuksesan pelanggan dan mitra, Gary Miller.

Selain penerapan mandiri, Vera adalah prosesor utama untuk tumpukan Nvidia Vera Rubin NVL72, yang menggabungkan Nvidia NVLink dan dua GPU Rubin untuk solusi AI yang komprehensif dan masif.

Sistem CPU dan GPU tersebut diharapkan akan mulai dijual akhir tahun ini, melengkapi pembaruan perangkat keras tahunan Nvidia lainnya.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: CEO Nvidia Ikut Lawatan Trump ke China Bahas Bisnis & Chip AI