Grab Setop Langganan Akses Hemat GraBike, Ini Dampaknya ke Pengguna
Jakarta, CNBC Indonesia - Grab Indonesia mengumumkan akan menutup Program Langganan Akses Hemat bagi mitra driver roda dua (GrabBike).
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi, menjelaskan, penutupan program langganan ini dilakukan karena Grab Indonesia menilai diperlukan penyesuaian yang lebih baik lagi.
"Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Rabu (20/5/2026).
Ia memastikan, layanan GrabBike Hemat tetap tersedia untuk konsumen, tapi dengan penyesuaian biaya yang tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat.
"Untuk pengguna layanan GrabBike Standard, sampai saat ini, Grab Indonesia memastikan tidak ada kenaikan harga," kata Neneng.
Selain itu, Grab Indonesia juga berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi Mitra Pengemudi Transportasi Roda Dua (GrabBike) nantinya akan berjalan dengan lancar.
Gojek Hapus Langganan GoRide Hemat
Langkah yang sama juga diambil oleh Gojek yang memutuskan untuk menghentikan skema langganan bagi mitra pengemudi untuk layanan GoRide Hemat.
Setelah berjalan sekitar tiga bulan, perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi program tersebut.
Dari hasil kajian, perusahaan menilai skema langganan perlu memiliki keseimbangan yang lebih baik terhadap kesejahteraan mitra pengemudi.
Karena itu, Gojek memutuskan menghentikan program langganan tersebut dalam waktu dekat. Ke depannya, GoRide Hemat akan menggunakan mekanisme bagi hasil 8%, sama seperti layanan GoRide reguler.
Perubahan skema tersebut akan berdampak pada penyesuaian tarif konsumen, khususnya untuk layanan GoRide Hemat. Meski demikian, perusahaan memastikan kenaikan tarif dilakukan secara terbatas dan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat.
(fab/fab) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]