Rahasia Pohon Selamat Walau Dinosaurus Punah Dihantam Asteroid
Jakarta, CNBC Indonesia - Bencana besar yang memusnahkan dinosaurus dari muka Bumi sekitar 66 juta tahun lalu ternyata tidak hanya mematikan bagi hewan raksasa tersebut. Peristiwa kepunahan Cretaceous-Paleogene (K-Pg) itu juga menghancurkan ekosistem secara masif, tetapi anehnya banyak spesies tumbuhan justru berhasil selamat dan berkembang biak hingga sekarang.
Bagaimana para tumbuhan bisa bertahan hidup?
Sebuah penelitian mengungkap jawaban yang menakjubkan yaitu tumbuhan bisa "menggandakan" informasi genetik mereka demi bertahan hidup.
Menurut laporan dari IFLScience, kunci kelangsungan hidup tumbuhan terletak pada fenomena yang disebut poliploidi atau whole-genome duplication. Sederhananya, tumbuhan-tumbuhan ini menyalin seluruh materi genetik (DNA) mereka dan memiliki dua set atau lebih dalam satu sel.
Ketika bencana terjadi-entah itu perubahan iklim ekstrem, hujan asam, atau kurangnya sinar matahari akibat debu vulkanik-tumbuhan dengan materi genetik ganda memiliki keuntungan besar.
Dengan memiliki salinan gen ekstra, tumbuhan tidak perlu khawatir jika satu gen mengalami mutasi atau rusak. Salinan lainnya masih bisa berfungsi normal. Lebih dari itu, gen tambahan ini justru memberikan ruang bagi evolusi untuk bereksperimen, memunculkan sifat-sifat baru yang memungkinkan mereka beradaptasi dengan dunia yang berubah drastis setelah dinosaurus hilang.
Mengapa Dinosaurus Punah, Tumbuhan Selamat?
Saat asteroid menghantam Bumi dan memicu kepunahan massal, kondisi lingkungan menjadi sangat keras. Banyak spesies hewan yang tidak bisa beradaptasi dengan cepat akhirnya musnah.
Namun bagi tumbuhan, kemampuan untuk menggandakan genom ini menjadi "senjata rahasia". Variasi genetik yang lebih luas memungkinkan mereka untuk bertahan di suhu yang ekstrem, tanah yang berubah komposisinya, hingga ketersediaan air yang tidak menentu.
Strategi ini ternyata sangat sukses sehingga banyak tumbuhan berbunga yang kita lihat hari ini adalah keturunan dari spesies yang melakukan "duplikasi genetik" tersebut pada masa lalu.
Artinya, di balik bunga yang indah dan pepohonan yang rimbun di sekitar kita, tersimpan sejarah perjuangan yang luar biasa. Tumbuhan tidak memiliki kaki untuk lari atau otot untuk bertarung, tetapi mereka bertahan hidup melalui kecerdasan evolusi dengan cara "menggandakan" diri secara genetik saat dunia melalui masa tergelapnya.
(dem/dem) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]