Review Samsung Galaxy A57 5G, Harga Rp 7 Jutaan Punya Fitur Flagship
Dari sisi dapur pacu, perangkat ini ditenagai chipset Exynos 1680 berbasis fabrikasi 4 nm yang dipadukan GPU Xclipse 550 berbasis AMD RDNA. Peningkatan terlihat pada CPU, GPU, serta NPU untuk mendukung pemrosesan AI yang lebih responsif.
Kebetulan unit yang kami jajal adalah varian RAM 8GB dan memori 128GB. Konfigurasi ini menempatkannya sebagai perangkat yang cukup mumpuni untuk kebutuhan multitasking hingga penggunaan sehari-hari seperti, penjajalan fitur AI, browsing, edit video, lancar tanpa gangguan. Sistem pendingin vapor chamber juga dibuat 13% lebih besar guna menjaga suhu tetap stabil saat gaming atau perekaman video.
Kami juga melakukan pengujian dibeberapa situs benchmark seperti AnTuTu, hasilnya menembus angka kisaran 1.314.789. Beberapa pengujian lain juga kami lakukan dan memberikan skor yang sesuai.
Fitur konektivitas pada ponsel ini juga mengikuti tren terbaru. Selain dukungan dual nano SIM, perangkat ini sudah mengadopsi eSIM serta jaringan 5G, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang mulai beralih ke ekosistem digital tanpa kartu fisik.
Di atas kertas, baterai Galaxy A57 masih mempertahankan kapasitas 5.000 mAh. Pun dengan pengisian daya cepatnya yang masih sama dari seri sebelumnya yakni Super Fast Charging 45W. Dalam pengalaman kami, ketika baterai dalam keadaan 1%, ponsel terisi hingga 50% dalam 25 menit, dan 95% dalam waktu satu jam.
Kesimpulan CNBC Indonesia
Jika pada pendahulunya ponsel seri A ini bisa dibilang HP Rp 6 jutaan, Galaxy A57 sudah tak bisa disebut demikian lagi. Sebab dari segi harga jelas ada kenaikan yang signifikan dibandingkan Galaxy A56.
Namun, seri Galaxy A tetap menjadi salah satu HP mid-range yang paling ditunggu-tunggu, sebab teknologi dan desainnya superior di kisaran ponsel harga Rp 7 jutaan.
Menurut pengalaman kami selama menjajalnya, ada kesan flagship dari segi desain ketika menggunakan HP ini. Layarnya jauh lebih lega karena bezelnya yang makin tipis dan sentuhan peningkatan di panel.
Sementara di sektor fotografi, hanya ada sedikit peningkatan untuk penjepretan malam hari. Kami cukup puas dengan fitur Nightography yang menghasilkan gambar lebih jernih dan apik dari seri sebelumnya. Selebihnya kurang lebih sama dengan Galaxy A56.
Ponsel ini cocok bagi pengguna HP entry-level yang ingin naik kelas ke mid-range. Di kelasnya, bisa dibilang Galaxy A57 cukup memimpin. Anda bisa mencicipi desain yang lebih tipis dan ergonomis, layar lebih lega dan bezel tipis, serta fitur-fitur Awesome Intelligence yang cukup lengkap di HP ini.
Sebab menurut kami, keunggulan Galaxy A57 terletak pada fitur 'Awesome Intelligence' dan OneUI 8.5 yang ditawarkan. Fitur-fitur tersebut sangt fungsional untuk penggunaan sehari-hari. Selain itu, komitmen pembaruan software 6 tahun juga jadi nilai plus HP ini.
Tabel Spesifikasi Samsung Galaxy A57
| Fitur | Spesifikasi |
| Layar | 6.7 inci, Super AMOLED, 120Hz, 1080 x 2340 pixels, HDR10+ |
| Chipset | Exynos 1680 (4 nm) |
| RAM | 8 GB / 12 GB |
| ROM | 128 GB / 256 GB |
| GPU | Xclipse 550 |
| Kamera Belakang | 50 MP (f/1.8) + 12 MP (Ultrawide, f/2.2) + 5 MP (Macro, f/2.4) |
| Kamera Depan | 12 MP |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Pengisian Daya | Fast Charging 45W |
| OS | Android 16, One UI 8.5 |
| Keamanan | IP68 |
| Jaringan | 5G, Dual SIM |
| Dimensi/Berat | 161,5 x 76,8 x 6,9 mm / 179 g |
| Warna | Awesome Navy, Awesome Gray, Awesome Icyblue, dan Awesome Lilac |
| Harga | 8GB+128GB: Rp7.599.000 |
| 8GB+256GB: Rp8.299.000 | |
| 12GB+256GB: Rp8.999.000 |
source on Google [Gambas:Video CNBC]