Raksasa Ecommerce Tiba-tiba Banting Setir, Langsung Jadi Sorotan
Jakarta, CNBC Indonesia - Amazon kini tak hanya dikenal sebagai raksasa e-commerce saja. Namun juga telah masuk ke industri fashion.
Perubahan ini tak pernah terbayangkan sebelumnya, mengingat penampilan pertama bos Amazon Jeff Bezos di acara Met Gala pada 2012. Saat itu dia mengumumkan ambisi perusahaan mengubah industri mode.
Namun Bezos 14 tahun lalu hanya seseorang yang berasal dari industri teknologi. Dia masih awam soal mode, bahkan tidak menyebutkan merek apa yang dikenakan saat itu.
Dua tahun setelahnya, Amazon membuka Amazon Fashion. Keinginan perusahaan adalah menjadi departemen store hebat.
Wall Street Journal mencatat banyak desainer menola permohonan Amazon saat itu. Namun perusahaan tetap gigih dan menggunakan kekuatan keuangannya untuk mensponsori sejumlah acara, yang pada akhirnya membangun kredibilitasnya di dunia fashion kelas atas.
Amazon juga menyumbangkan US$500 ribu pada industri mode lewat Council of Fashion Designers/Vogue Fashion Fund pada 2020 saat pandemi covid-19. Program itu mendukung desainer Amerika Serikat.
"Berterima kasih kepada Amazon karena dengan cepat berbagi sumber daya untuk membantu desainer Amerika yang terdampak pandemi," kata Anna Wintour yang saat itu menjadi pemimpin redaksi Vogue.
Perusahaan juga tercatat bekerja sama di toko mewah Saks Fifth Avenue. Selain itu berinvestasi US$475 juta untuk perusahaan baru Saks Global.
Kemudian Bezos masuk sepenuhnya ke era fashion setelah menjalin hubungan dengan Lauren Sanchez. Keduanya langganan duduk di barisan depan merek fashion terkenal di pekan mode dunia, termasuk mendanai Met Gala tahun ini.
Pasangan itu juga akan hadir dalam gelaran amal dari industri mode. Namun keterlibatannya dikritik oleh banyak pihak, termasuk seruan untuk memboikot acara.
Setiap tahunnya, banyak orang yang menentang acara itu. Untuk tahun ini, mereka menentang keterlibatan Amazon yang memiliki kerja sama dengan badan imigrasi dan bea cukai AI, serta hubungan antara Bezos dan Presiden Donald Trump.
Poster anti-Bezos juga bertebaran di sekitar kota New York. Namun pihak Amazon menolak berkomentar soal protes tersebut.
(fab/fab) Add
source on Google