HP Android Panas-Lemot, Raksasa China Kompak Lakukan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa ponsel asal China bekerja sama untuk memperbaiki masalah yang kerap muncul di ponsel Android. Kerja sama ini dilakukan dalam kolaborasi bernama Gold Standard Alliance yang dilakukan perusahaan seperti Xiaomi, Vivo, Oppo, Lenovo hingga Honor.
Kolaborasi berupaya memperbaiki masalah pada ponsel seperti lemot, suhu yang panas, dan kerusakan aplikasi.
Standar manajemen memori terpadu disiapkan untuk para pengembang aplikasi. Dengan begitu aplikasi dapat lebih bertanggung jawab, dikutip dari Gizmochina, Senin (27/4/2026).
Pengumuman soal standar tersebut akan dil
akukan agar dapat selaras dengan pembaruan yang dilakukan dalam Android 17 mendatang.
Inisiatif ini berisi tiga bagian, yakni standar terpadu, sistem notifikasi, dan aturan kontekstual. Untuk standar terpadu berisi berapa banyak memori yang harusnya digunakan dalam sebuah aplikasi.
Sistem notifikasi terkait aplikasi diberi peringatan saat memori hampir habus. Jadi dapat membebaskan sumber daya sebelum sistem akhirnya ikut turun tangan.
Untuk aturan kontekstual, mengenai penentuan kapan dan bagaimana notifikasi harus muncul.
Saat ini, aplikasi membutuhkan lebih banyak memori karena masalah kompleksitas. Namun di sisi lain, optimasi menjadi lebih sulit karena adanya perbedaan antara antarmuka Android dan perangkat keras.
Para pengembang diberi waktu untuk menerapkannya hingga 30 Juni 2026. Setiap perusahaan yang berada di dalam inisitaif menyediakan dokumentasi dan dukungan teknis agar lebih mudah dalam transisi.
Gold Standard Alliance menjelaskan hal ini dapat menaikkan biaya pengembangan, siklus pengujian yang lebih lama dan pengalaman yang lebuh buruk.
Pada akhirnya membuat ponsel lebih banyak masalah, mulai dari aplikasi yang dimatikan di latar belakang, suhu ponsel naik, atau kinerja lemot.
(fab/fab) Add
source on Google