Pendiri Apple Ada Tiga, Dua Kaya Raya Satu Orang 'Amsyong'

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
06 April 2026 10:50
Profil Ronald Wayne cofounder apple. (Tangkapan layar X @ronaldgwayne)
Foto: Profil Ronald Wayne cofounder apple. (Tangkapan layar X @ronaldgwayne)

Jakarta, CNBC Indonesia - Selama 50 tahun berdiri, banyak orang yang mengetahui Apple didirikan oleh dua orang yakni Steve Jobs dan Steve Wozniak. Namun ternyata ada satu orang lagi yang ikut mendirikan perusahaan bernama Ronald Wayne pada 1 April 1976.

Peranan Wayne menjadi orang dewasa di antara kedua Steve. Sebab dia berusia 41 tahun kala itu, sementara Jobs 21 tahun dan Wozniak berumur 25 tahun.

Wayne ikut mendirikan perusahaan dan menamainya menjadi Apple Computer setengah abad lalu. Termasuk menulis perjanjian kemitraan formal pertama yang secara hukum menciptakan perusahaan.

Bukan hanya itu Wayne menciptakan logo Apple asli. Gambar tersebut terdiri dari pena dan tinta Sir Isaac Newton yang tengah duduk di bawah pohon apel.

Sahamnya di Apple tidak sebanyak kedua pendiri lainnya. Dia kebagian 10% saham, sementara Jobs dan Wozniak memiliki 45%.

Namun Wayne tak pernah sama sekali mendapatkan keuntungan besar sebagai salah satu pendiri Apple. Sebaliknya, dia disebut khawatir saat mendirikan Apple.

Mengutip Phone Arena, salah satu alasannya karena hanya dia yang memiliki aset di antara ketiganya dan memiliki sesuatu dipertaruhkan padahal baru saja mengalami kegagalan bisnis dan tahu risiko yang dihadapinya.

Apple juga masih berupa kemitraan bukan korporasi. Artinya ketiga mitra memiliki tanggung jawab pribadi pada tiap utang yang ditanggung perusahaan.

Dia akhirnya keluar setelah 12 hari. Sayangnya dia tak seberuntung kedua pendiri lainnya, hanya diberikan imbalan US$800 untuk pekerjaan yang dilakukan sebelumnya.

Uang itu lalu bertambah lagi US$1.770 setahun kemudian. Ini karena CEO pertama Apple Mike Markkula yang juga investor memutuskan membayar tiap mitra.

Jika Wayne masih bertahan, Phone Arena menuliskan kemungkinan dia bisa mendapatkan US$377 miliar dari 10% saham yang dimilikinya.

Bukan hanya itu, dia juga gagal memanfaatkan kesempatan kedua untuk menjadi orang kaya dari Apple. Hal ini terjadi saat menjual salinan asli perjanjian kemitraan Apple miliknya pada 1990-an.

Wayne menjualnya US$500. Berselang 21 tahun kemudian, dokumen yang sama terjual secara lelang senilai US$1,6 juta.

Nilainya kembali naik karena lelang di Christie's menjual dokumen itu menjadi US$2,5 juta.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Investor Kripto Ramai-ramai Jual Aset,Bitcoin Cs Masih Menarik?


Most Popular
Features