Astronaut NASA Catat Sejarah Baru Setelah Penantian 50 Tahun

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Selasa, 31/03/2026 11:55 WIB
Foto: Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, berbicara di samping pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch dan Jeremy Hansen selama proses peluncuran roket bulan generasi berikutnya milik NASA, roket Space Launch System (SLS) dengan kapsul awak Orion, ke landasan peluncuran di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS, 17 Januari 2026. Peluncuran mengelilingi bulan dan kembali dijadwalkan paling cepat pada 6 Februari 2026. (REUTERS/Joe Skipper)

Jakarta, CNBC Indonesia - Misi Artemis II untuk mengirimkan astronaut NASA ke Bulan akhirnya benar-benar terwujud. Perjalanan ini jadi yang pertama sejak misi Apollo 50 tahun lalu.

Empat astronaut akan melakukan misi yakni Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada (CSA), serta astronaut NASA Christina Koch, Victor Glover, dan Reid Wiseman.


Mereka akan menggunakan kapsul Orion untuk lepas landas pada 1 April 2026 waktu setempat. Misi ini menggunakan roket Space Launch System yang siap meluncur pada 22:24 UTC atau pada 05:24 WIB tanggal 2 April 2026.

Keempat astronaut akan mengelilingi Bulan, yang mungkin melampaui jarak terjauh yang pernah dilakukan Apollo 13. Kemungkinan mereka tidak bisa berkomunikasi sementara saat melintasi bagian belakang Bulan.

Namun, menurut administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, Nicola Fox, komunikasi masih bisa dilakukan saat ini.

"Sebenarnya, kami akan bisa berbicara dengan astronaut saat berada di sisi jauh Bulan," ucapnya, dikutip dari The Register, Selasa (31/3/2026).

Ucapan agak berbeda dengan yang pernah diucapkan seorang juru bicara NASA. Dia mengatakan komunikasi awak misi dengan Bumi akan menghilang sekitar 30-50 menit tergantung waktu peluncuran.

Selama di balik Bulan, keempat astronaut akan mengambil foto dan video. Hasilnya baru akan dikirimkan setelah komunikasi kembali bisa terhubung.

"Saat itu, mereka akan mengambil foto dan video di sisi jauh Bulan dan melakukan pengamatan yang akan dibagikan kepada ilmuwan di Bumi setelah mendapatkan komunikasi kembali," jelas juru bicara NASA.

Perjalanan keempat astronaut itu akan terjadi selama 10 hari. Dengan penerbangan lintas Bulan diperkirakan pada 6 April dan mereka akan mendarat di Samudera Pacific pukul 00:06 UTC tanggal 11 April 2026 (07:06 WIB).

Sebagai informasi, Artemis II direncanakan menjadi pendahulu misi pendaratan pada Artemis III. Namun Artemis III diubah menjadi uji coba teknologi pendaratan Bulan pada 2027 di orbit Bumi rendah.

Sementara pendaratan pertama baru akan terjadi setahun kemudian, melalui misi Artemis IV.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Teknologi Peralatan Rumah Tangga Kian Canggih & Mudahkan Hidup