Manusia Rp 2.400 Triliun Tak Mau Tinggalkan Israel

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 30/03/2026 10:50 WIB
Foto: Pendiri dan CEO Nvidia, Jensen Huang, tiba untuk pertemuan dengan Komite Perbankan Senat di Capitol Hill di Washington, D.C., AS, 3 Desember 2025. (REUTERS/Evelyn Hockstein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jensen Huang memastikan Nvidia akan tetap berada di Israel. Ini diungkapkan pria dengan kekayaan Rp 2.400 triliun saat perang di kawasan tersebut terus memanas.

Dalam konferensi GTC beberapa waktu lalu, Huang mengatakan perusahaannya memiliki 6.000 karyawan dan keluarga mereka di Israel. Dia mengatakan perhatian dengan mereka dan tetap memastikan operasi perusahaan sangat stabil di wilayah tersebut.

Dia juga mengucapkan pesan pribadi kepada karyawan di Israel. Laporan CNA mengatakan dia menyerukan dukungan kepada mereka.


"Kami memiliki ribuan keluarga di Israel. Saya sangat khawatir soal kalian semua. Jaga diri baik-baik. Kami ada di belakang kalian, mendukung kalian dan berharap dapat bertemu dengan kalian," kata Huang dikutip dari Times of India, Senin (30/3/2026).

Nvidia, dia juga menegaskan akan tetap hadir dalam jangka panjang di Israel di tengah isu geopolitik.

Sebelumnya ucapan serupa pernah diungkapkan Huang pada gelaran CES 2026. Kala itu dia mengatakan soal hubungan erat Nvidia dan Israel.

Huang mengungkapkan pula soal rencana kunjungan ke Israel. Awalnya dia menargetkan untuk pergi ke sana pada April bulan depan.

Namun, rencana itu belum diketahui apakah tetap dilakukan atau tidak, mengingat perang di Timur Tengah masih terus berlangsung.

Di saat yang sama, Huang melontarkan pujiannya pada para karyawan di kantor Israel. Mereka disebut sangat luar biasa dan memiliki dedikasi antara satu sama lain dan negara.

Selain itu, pria 63 tahun menjelaskan beberapa chip yang dikembangkan di Israel, termasuk BlueFiled-4. Nvidia menjadikan Istael sebagai pusat utama jalur inovasi perangkat keras.

Hubungan Nvidia dan Israel nampaknya akan kian erat. Salah satunya investasi melalui pembangunan kampus baru di Kiryat Tivon, yang diperkirakan dapat memperkerjakan hingga 10 ribu pekerja.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Teknologi Peralatan Rumah Tangga Kian Canggih & Mudahkan Hidup