Orang Dekat Trump Minta Setop Perang Iran, Begini Nasibnya Sekarang

Redaksi,  CNBC Indonesia
27 March 2026 19:00
Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat kunjungan ke Verst Logistics di Hebron, Kentucky, AS, 11 Maret 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Foto: Presiden AS Donald Trump memberi isyarat saat kunjungan ke Verst Logistics di Hebron, Kentucky, AS, 11 Maret 2026. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Kripto Gedung Putih, David Sacks, mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, dalam wawancara di Bloomberg Television pada Kamis (26/3) waktu setempat. Ia mengatakan telah mengakhiri pengabdiannya sebagai pegawai khusus pemerintahan.

Sebelumnya, pada awal bulan ini, Sacks terang-terangan menyebut Amerika Serikat (AS) harus mundur dari perang di Iran. Ia merupakan 'orang dekat' Presiden Donald Trump pertama di lingkungan pemerintahan yang blak-blakan memberikan rekomendasi seperti itu.

Sacks merupakan figur kawakan di Gedung Putih sejak Trump memulai jabatan keduanya sebagai presiden. Sacks merupakan investor dan pengusaha Silicon Valley yang cukup dikenal, serta mitra di Craft Ventures yang turut ia dirikan pada 2017 lalu.

Ia ditunjuk sebagai Kepala AI dan kripto di Gedung Putih sejak Desember 2024. Namun, menurut aturan AS, pegawai khusus pemerintah memiliki batasan waktu menjabat selama 130 hari dalam periode 12 bulan.

Selama menjabat sebagai kepala AI, Sacks memimpin pelonggaran pembatasan era Biden terhadap pengiriman chip AI ke China.

Dalam wawancaranya dengan Bloomberg, Sacks mengatakan dia akan terus membantu memajukan kerangka kebijakan AI Trump yang dirilis minggu lalu, dikutip dari Reuters, Jumat (27/3/2026).

Setelah mundur dari jabatannya, Sacks akan bergabung dalam Dewan Penasihat Presiden Donald Trump untuk Sains dan Teknologi. Komite penasihat federal tersebut terdiri dari para ahli industri dan akademisi.

Sacks mengatakan, sebagai ketua bersama badan tersebut, ia akan memberikan rekomendasi tentang berbagai isu teknologi yang lebih luas di luar AI.

(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Trump Tegas Blokir China, Menterinya Malah Bilang Begini


Most Popular
Features