NASA Bocorkan Lokasi Alien, Jaraknya Segini dari Bumi

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
16 March 2026 07:10
Citra Venus dengan warna semu dalam sinar ultraviolet, dicitrakan oleh Atatsuki. (Tim Proyek PLANET-C)
Foto: Citra Venus dengan warna semu dalam sinar ultraviolet, dicitrakan oleh Atatsuki. (Tim Proyek PLANET-C)

Jakarta, CNBC Indonesia - NASA mengungkap temuan yang mengejutkan dunia sains. Lembaga antariksa Amerika itu menyebut ada indikasi keberadaan makhluk asing atau alien di planet tetangga Bumi, Venus.

Ilmuwan Goddard Space Flight Center NASA, Michelle Thaller, mengungkapkan temuan tersebut. Ia bahkan mengaku tak menyangka penelitian yang dilakukan justru menunjuk pada Venus sebagai lokasi potensial.

"Saya yakin kita akan menemukan kehidupan di planet lain. Saya pikir dalam Tata Surya kita, kita begitu dekat namun tidak yakin 100%," kata dia, dilansir dari Mirror, Kamis (12/3/2026).

"Saya tidak pernah menyangka Venus. Venus sekarang jadi tempat kita melihat sesuatu di atmosfer yang terlihat seperti dihasilkan oleh bakteri," imbuhnya.

Ucapan Thaller sebenarnya cukup mengejutkan mengingat Venus bukan merupakan tempat yang bisa didiami oleh makhluk hidup. Salah satunya karena suhu permukaan yang cukup panas di planet kedua terdekat dari Matahari yakni sekitar 107,8 juta km.

Atmosfernya juga tidak mendukung kehidupan karena mengandung asam beracun. Ini terdiri dari asam sulfat dan karbon dioksida, yang mampu mencegah panas keluar dari planet.

Adapun, seorang ahli astrobiologi asal University College of London, Dominic Papineau membantah ucapan Thaller. Untuk mendeteksi kehidupan di luar Bumi perlu sebuah syarat mutlak, yakni keberadaan air.

Papineau juga mengatakan air itu harus berbentuk cair. Selain itu keberadaan fosil juga dicari melalui batuan sedimen yang berkontak dengan air cair di masa lalu.

"Agar reaksi kimia berhubungan dengan kehidupan bisa berlangsung, air dalam bentuk cair diperlukan. Oleh karena itu, untuk menemukan kehidupan di luar Bumi, perlu menemukan air cair dan untuk menemukan fosil di luar Bumi perlu mencari batuan sedimen yang pernah berkontak dengan air cair di masa lalu." jelasnya.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article NASA Sembunyikan Foto Komet Alien 3I/ATLAS, Profesor Harvard Curiga


Most Popular
Features