Kerajaan Bisnis Zuckerberg Makin Besar, Semua Perusahaan Dibeli
Jakarta, CNBC Indonesia - Meta baru saja menambah satu platform dalam daftar kerajaan bisnisnya selain Instagram dan Facebook. Perusahaan Moltbook resmi bergabung setelah diakuisisi raksasa teknologi yang didirikan Mark Zuckerberg.
Meta mengonfirmasi akuisisi platform agen AI tersebut. Kesepakatan itu juga termasuk CEO Matt Schlist dan COO Ben Parr bekerja untuk Meta Superintelligence Labs milik Meta.
"Bergabungnya tim Moltbook ke MSL membuka jalan baru untuk agen AI bekerja bagi masyarakat dan bisnis," kata juru bicara Meta dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (11/3/2026).
"Pendekatan mereka menghubungkan agen dengan direktori yang aktif adalah langkah baru pada bidang yang berkembang pesat itu," imbuhnya.
Laporan Axios sebelumnya menjelaskan kesepakatan kemungkinan selesai pertengahan Maret. Sementara Schlist dan Parr akan mulai bekerja pada unit bisnis Meta tanggal 16 Maret 2026 mendatang.
Moltbook dengan cepat viral di internet karena kemampuan model OpenClaw yang mendasarinya. Model itu sebelumnya bernama Clawdbot dan Moltbot memiliki kemampuan menyelesaikan tugas pada sistem operasi pengguna.
OpenClaw disebut pula sebagai AI yang benar-benar melakukan sesuatu. Sebagian besar agen di dalamnya membangun Moltbook.
Platform itu juga hanya diperuntukkan bagi agen, yang akan bergabung secara otomatis setelah manusia membagikan link pendaftaran.
CNBC Internasional menjelaskan OpenClaw mendorong agen AI ke arus utama. Kemampuannya adalah sebagai asisten untuk mengelola beragam aktivitas seperti mengelola kalender, mengirim email dan berbelanja online.
Meta sendiri memiliki rekam jejak rajin mencaplok startup lain yang sejalan dengan ambisi masa depannya. Diketahui, Instagram, WhatsApp, Scale AI, dan Oculus VR, adalah beberapa nama startup yang dulunya merupakan 'pesaing' Meta, kemudian dicaplok sang raksasa.
(fab/fab) Add
source on Google