Panggilan Telepon dari Penipu Tandanya Jelas, Kenali Ciri-Ciri Vishing

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
09 March 2026 07:10
Samsung Galaxy S25. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)
Foto: Samsung Galaxy S25. (CNBC Indonesia/Tias Budiarto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vishing atau voice dan phishing merupakan salah satu modus penipuan yang kerap ditemui di tengah masyarakat. Modus ini akan membuat pengguna menyerahkan akses atau informasi pribadinya.

Dari data tersebut, pelaku bisa membajak ponsel atau aplikasi tanpa diketahui oleh korban. Biasanya ini dilakukan dengan meminta mereka mengklik link atau mengunduh file yang berisi malware.

Sebenarnya ada beberapa ciri-ciri yang bisa Anda kenali dari kejahatan ini. Salah satunya kebiasaan para pelaku mengaku dari sebuah instansi besar dan dikenal oleh calon korbannya untuk meningkatkan kepercayaan mereka.

Berikut beberapa tanda lain dari kejahatan vishing:

1. Mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar

Salah satu yang sering ditemui adalah pelaku akan mengaku dari pemerintah atau perusahaan besar yang terkenal. Mereka membuat seakan-akan memiliki otoritas untuk melakukan intimidasi para korbannya.

2. Menawarkan kesepakatan atau hadiah

Ciri-ciri lain adalah menawarkan kesepakatan atau hadiah tertentu. Ini terjadi saat Anda tidak pernah mengikuti undian atau lotere apapun.

3. Tidak tahu nama Anda

Waspadalah jika menerima telepon dari seseorang yang mengaku petugas resmi suatu layanan tapi tidak tahu nama Anda atau menggunakan sapaan umum.

4. Penipu mengklaim ada utang yang belum dibayar

Taktik lain yang sering dilakukan adalah mengintimidasi calon korban. Biasanya menginformasikan memiliki utang yang belum dibayar dan akan mengancam denda atau hukuman penjara jika tidak mengikuti kemauan mereka.

Jika mendapatkan telepon seperti ini, langsung tutup telepon dan hubungi perusahaan resmi yang disebut para penipu untuk mengecek kebenarannya.

5. Meminta informasi sensitif

Ciri-ciri lain dari kejahatan ini adalah meminta data pribadi. Jangan pernah memberikan data apapun seperti nomor KTP atau kartu kredit kepada siapapun.

6. Perangkat terinfeksi malware

Berikutnya adalah para pelaku biasanya juga akan menginformasikan jika Anda memiliki perangkat yang terinfeksi malware atau virus. Ingat, jangan pernah menginstall apapun yang diberikan seperti software akses jarak jauh seperti AnyDesk atau TeamViewer.

7. Meminta informasi pribadi yang seharusnya sudah diketahui

Biasanya penipu akan mengaku berasal dari perusahaan tertentu dan berupaya meminta data diri pengguna. Jangan pernah memberikannya karena biasanya layanan-layanan itu sudah mengetahui informasi pribadi tertentu dari kliennya.

8. Ada jeda saat menjawab telepon

Tanda terakhir yang perlu Anda waspadai adalah jeda saat menjawab telepon. Biasanya ini terjadi karena menggunakan teknologi panggilan otomatis.

(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Modus Penipuan Gaya Baru Muncul, Kenali Ciri Telepon Vishing


Most Popular
Features