Bawah Tanah Karawang Tiba-Tiba Dicek, Ada Patahan Aktif?

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Sabtu, 28/02/2026 15:00 WIB
Foto: (ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivitas di bawah tanah Karawang kini tengah dipantau. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan monitoring survei pendahuluan pemetaan patahan aktif di wilayah Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini dipantau langsung oleh Kepala Pusat Survei Geologi pada Sabtu, 14 Februari 2026. Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis tim, efektivitas metode kerja, hingga kelengkapan peralatan lapangan sebelum survei berjalan lebih luas.

Survei ini bukan tanpa alasan. Secara regional, kawasan Karawang dan Purwakarta dipengaruhi oleh sistem Sesar Naik Baribis, yang merupakan bagian dari mekanisme back-arc thrust Jawa. Struktur geologi ini dikenal memiliki dinamika tektonik kompleks dan berpotensi memicu deformasi kerak bumi.


Melansir laman resmi Kementerian ESDM, Sabtu (9//206), tim pemetaan tematik melakukan akuisisi data geologi permukaan yang dipadukan dengan survei Ground Penetrating Radar (GPR). Selain itu, interpretasi data seismik refleksi dari lintasan yang sudah tersedia juga dianalisis untuk melihat kemungkinan keberadaan patahan aktif.

Langkah ini diambil karena pola seismisitas berdasarkan data Passive Seismic Tomography (PST) dan rilis gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menunjukkan aktivitas gempa tidak hanya terpusat pada satu jalur struktur. Artinya, ada kemungkinan segmentasi patahan atau bahkan struktur lain yang berperan, terutama di wilayah utara Karawang yang didominasi endapan Kuarter cukup tebal.

Kombinasi observasi geologi permukaan dan pendekatan geofisika dinilai penting untuk menelusuri indikasi deformasi bawah permukaan secara lebih komprehensif. Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar ilmiah untuk kajian lanjutan terkait karakter deformasi aktif di kawasan tersebut.

Selain itu, data yang dikumpulkan juga akan mendukung pemetaan potensi bahaya geologi sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana dan perencanaan pembangunan wilayah yang lebih aman. Dari survei ini pun pemerintah berupaya memastikan pembangunan di kawasan industri dan permukiman Karawang tetap memperhatikan risiko geologi yang mungkin tersembunyi di bawah tanah.


(wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Dukung Transformasi Cloud ke AI, Data Center "Wajib" Punya Ini