Trump Kecolongan, Bos Apple Disebut Bohong Mau Bangun Pabrik
Jakarta, CNBC Indonesia - Janji bos Apple Tim Cook untuk membangun pabrik di Amerika Serikat (AS) disebut hanya kebohongan belaka. Tudingan ini diungkapkan penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro.
Sebelumnya, Apple berencana akan memindahkan fasilitasnya dari China ke Amerika Serikat (AS). Selain itu, produsen iPhone juga telah memperbesar investasi di negara asalnya.
"Kita membiarkan dia [Apple] lolos begitu saja di masa jabatan pertama [Trump], karena dia [Tim Cook] berjanji akan memindahkan produksi iPhone-nya ke sini, dan berbohong terang-terangan," kata Navarro, dikutip dari New York Post.
Alih-alih ke AS, Apple diketahui memilih membangun pabrik di India. Navarro menilai pemindahan pabrik iPhone ke India tidak jauh berbeda dengan berada di China.
"Mereka akan pergi ke India, dan menurut saya tidak jauh lebih baik dengan berada di China," kata Navarro.
MacDailyNews mencatat pabrik-pabrik perakitan iPhone di China merakit 190 juta unit iPhone per tahun. Jumlahnya makin menurun seiring peningkatan produksi di India.
Laporan MacDailyNews juga menyoroti soal perakitan iPhone di AS. Disebut dalam laporan, hal itu disebut tidak akan berhasil.
Laporan itu menyoroti beberapa hal, dari upah yang tidak menarik dan tidak tersedianya perumahan pekerja serta fasilitas lainnya.
Selain itu juga ada masalah perkembangan robot. Karena pabrik masa depan AS akan dilakukan oleh robot dan dikelola sedikit orang dengan gaji lebih tinggi untuk menjaga jalur perakitan tetap berjalan.
Komitmen Apple Bangun Pabrik Mac Mini di AS
Baru-baru ini, laporan Reuters menyebut Apple akan memindahkan produksi Mac Mini di pabriknya di AS mulai akhir 2026.
Apple sebelumnya sudah mengumumkan rencana untuk menginvestasikan US$600 miliar (Rp10 triliun) di AS pada 2025 lalu. CEO Apple Tim Cook juga tampak makin akrab dengan Trump.
Pada Agustus 2025, Cook hadir di Gedung Putih bersama Trump untuk pengumuman komitmen sebesar US$100 miliar. Perusahaan tersebut juga mengatakan akan membeli komponen dan memperluas hubungannya dengan pemasok AS.
"Sebagai bagian dari komitmen US$600 miliar kami, Mac Mini akan diproduksi di AS untuk pertama kalinya pada akhir tahun ini," tulis Cook di akun X personalnya pada Selasa (24/2) waktu setempat.
"Kami mempercepat peningkatan [realisasi komitmen] lebih jauh. Kami memproduksi lebih banyak server AI dan membuka Pusat Manufaktur Canggih Apple untuk pelatihan langsung [di AS]," Cook menambahkan.
Mac Mini merupakan komputer compact buatan Apple yang dihargai lebih murah, mulai dari US$600, menurut situs resmi perusahaan. Mulai akhir tahun ini, produksi akan dilakukan di pabrik baru Apple di Houston.
Fasilitas tersebut sudah mulai beroperasi untuk produksi server AI pada tahun lalu, kata Apple dalam sebuah pernyataan.
(fab/fab) Add
source on Google