Kiamat Driver Online Sudah Dekat, Sebentar Lagi Punah

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Rabu, 25/02/2026 09:10 WIB
Foto: Waymo Autonomous Car adalah mobil tanpa pengemudi. (Tangkapan Layar Waymo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Teknologi mobil tanpa pengemudi berkembang ke tingkat yang lebih canggih lagi. Industri tengah mengembangkan sistem yang bisa membuat pengemudi melakukan hal lain di balik setir.

Sistem tampa pandangan atau pengemudi otonom level 3 bisa membuat pengemudi mengalihkan pandangan dari jalan untuk melakukan aktivitas lain hingga mobil memberikan peringatan mengambil alih kendali lagi.

Level 3 ini berada di titik tengah skala pengemudi otonom dari level 1 pada fitur dasar hingga kemampuan tanpa pengemudi sama sekali dalam semua kondisi di level 5.


Sebagai contoh, Full Self Driving milik Tesla diklasifikasi sebagai sistem level 2. Sistem ini mengharuskan pengemudi tetap memperhatikan jalan.

Sementara level 3 ini akan membuat pengemudi bisa tidak melihat jalan sama sekali. Salah satu yang tengah mengembangkannya adalah Ford Motors, yang berencana untuk memperkenalkan sistem tanpa pandangan untuk model listrik pada 2028 mendatang.

"Kita akan mulai menghemat waktu mereka segera dan melakukannya secara lebih terjangkau," kata kepala divisi kendaraan listrik, digital dan desain Ford Motor, Doug Field, dikutip dari Reuters, Selasa (24/2/2026).

Namun perdebatan terjadi terkait perkembangan sistem. Sejumlah eksekutif dan pakar industri menilai sistem itu tidak praktis dan tidak aman, termasuk menimbulkan masalah tanggung jawab yang rumit.

Beberapa orang lain merujuk pada biaya jual sistem. Sebab biaya pengembangannya menelan nilai yang besar.

"Kita tidak tahu apakah Level 3 akan pernah masuk akal secara finansial," kata presiden bisnis Amerika Utara untuk pemasok otomotif Bosch, Paul Thomas.

Survei dari konsultan McKinsey mencatat pengembangan sistem level 3 menelan biaya US$1,5 miliar (Rp 25,2 triliun). Jumlah itu sekitar dua kali lipat dari pengembangan level 2 untuk bisa beroperasi di jalanan kota.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pengguna iPhone Tak Bisa Pakai QRIS Terbaru, Apple Datangi BI