Keajaiban Sungai Mengalir Naik ke Gunung Simpan Misteri Masa Lalu

Intan Rakhmayanti, CNBC Indonesia
Senin, 23/02/2026 07:50 WIB
Foto: Mdf/CC0

Jakarta, CNBC Indonesia - Sungai Green di Amerika Serikat menjadi salah satu fenomena geologi paling membingungkan karena alurnya yang tidak mengikuti pola umum sungai. Alih-alih mengitari Pegunungan Uinta di Utah, sungai ini justru membelah langsung pegunungan tersebut sebelum bergabung dengan Sungai Colorado.

Studi terbaru yang dilakukan ahli geologi dari University of Glasgow mengungkap bahwa jalur tidak biasa ini kemungkinan dipengaruhi oleh perilaku kerak Bumi yang berubah selama jutaan tahun.

Mengutip IFLScience, para peneliti menyebut fenomena tersebut sebagai lithospheric dripping, yakni proses ketika kerak Bumi melengkung ke bawah lalu terangkat kembali secara perlahan.


Berdasarkan penelitian, Sungai Green membentuk jalurnya antara 8 juta hingga 1,5 juta tahun lalu, jauh setelah Pegunungan Uinta terbentuk sekitar 50 juta tahun sebelumnya.

Saat itu, daratan di bawah pegunungan diduga mengalami penurunan elevasi, sehingga memungkinkan sungai mengalir melintasi area yang kini tampak mustahil.

Melalui pencitraan seismik dan pemodelan geologi canggih, tim peneliti menemukan bahwa kerak Bumi di bawah Pegunungan Uinta lebih tipis beberapa kilometer dibandingkan sekitarnya.

Kondisi ini sejalan dengan penurunan elevasi sekitar 400 meter yang dibutuhkan agar Sungai Green dapat mempertahankan alurnya. Dengan kata lain, daratan di bawah Pegunungan Uinta sempat melendut ke bawah ketika kerak Bumi "menetes" ke mantel. Kondisi ini memungkinkan Sungai Green membentuk alurnya melintasi pegunungan.

Ketika daratan kembali terangkat, Sungai Green tetap mengalir di jalur yang sama dan secara bertahap mengikis pegunungan, membentuk ngarai sedalam sekitar 700 meter di antara puncak setinggi 4 kilometer.

Adam Smith, penulis utama studi dari School of Geographical & Earth Sciences, University of Glasgow, dampak dari peristiwa geologi ini tidak hanya membentuk lanskap, tetapi juga memengaruhi sejarah alam Amerika Utara. Pertemuan Sungai Green dan Sungai Colorado mengubah garis pemisah benua serta menciptakan batas habitat baru bagi satwa liar di kawasan tersebut.

Ia menambahkan temuan ini memberikan jawaban atas perdebatan panjang selama lebih dari satu abad mengenai asal-usul jalur Sungai Green, sekaligus memperkuat peran fenomena lithospheric drip dalam membentuk wajah Bumi.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Solusi Kelistrikan Yang Penting Bagi Proyek Data Center Era AI