Kelakuan Bill Gates Terbongkar, Semuanya Bocor di Email Penjahat Seks

Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 19:10 WIB
Foto: Bill Gates. (AP Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jutaan email terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein terbuka ke publik pekan lalu. Ada banyak nama yang terseret dalam pembukaan dokumen, termasuk pendiri Microsoft dan filantropis Bill Gates.

Salah satu email yang terungkap pada 18 Juli 2013. Email itu mengungkapkan Bill selingkuh dari Melinda.

Disebutkan dalam email, Bill menerima antibiotik untuk penyakit menular seksual yang didapatkannya dari hubungan dengan gadis-gadis Rusia. Bill juga berupaya menyembunyikannya dari Melinda yang masih menjadi istri sahnya kala itu.


Epstein juga pernah mengungkapkan hubungannya dengan Gates. Mulai dari mendapatkan obat-obatan hingga memfasilitasi pertemuan rahasia dengan wanita yang sudah menikah.

Juru bicara Bill Gates membantah klaim itu. Dia menyebutnya tak masuk akal dan salah.

"Satu-satunya yang ditunjukkan dalam dokumen-dokumen ini adalah rasa frustasi Epstein, karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates dan sejauh mana akan berupaya menjebak dan mencemarkan nama baik Gates," kata juru bicara dalam pernyataan, dikutip dari People, Senin (2/2/2026).

Simulasi Pandemi

Email lain yang terungkap adalah soal simulasi pandemi, jauh sebelum gelombang Covid-19 menghantam dunia awal 2020 lalu. Hal ini menghidupkan teori konspirasi soal pandemi tiu.

Dalam sebuah email dengan subjek 'bgc3: Deliverable and Scope', Epstein menawarkan proposal dalam sejumlah bidang, dari keamanan nasional hingga kesehatan.

Foto: Pulau Carribean Pribadi milik Jeffrey Epstein (REUTERS/Marco Bello)

Terdapat lima topik yang dikerjakan. Salah satunya simulasi pandemi, yakni menyusun spesifikasi teknis dan rekomendasi pelacakan untuk strain pandemi.

Ada juga soal senjata neuroteknolog, terkait buku putih neuroteknologi yang digunakan sebagai senjata dalam industri intelijen dan pertahanan nasional.

Selain itu data kesehatan digital, yakni pengembangan sistem digital berbasis bukti tanpa pengetahuan yang meningkatkan akses ke data kesehatan pribadi serta menjamin keamanan. Berikutnya penyakit kronis dan ilmu otak untuk memberikan rekomendasi neuroteknologi untuk penyakit degeneratif dan kronis.

Terakhir terkait ekonomi kesehatan. Ini menyusun laporan komprehensif mengenai pengeluaran kesehatan konsumen di AS.

Epstein mengungkapkan dalam dokumen itu, telah melakukan pertemuan dengan sejumlah ahli usai bertemu dengan Gates. Nama-nama ahli yang dituliskan adalah Rodger, Mark, Chris, Trevor dan Geoff.

Epstein mengucapkan terima kasih di akhir email dan memastikan siap membantu dengan cara apapun, dikutip dari Haberler.

Bantahan Bill Gates

Terungkapnya email yang menyangkut Bill Gates kembali merujuk pada hubungan keduanya, yang sebelumnya sempat ramai dibicarakan saat dia bercerai dengan Melinda. Bahkan kabarnya alasan Melinda menggugat cerai karena hubungan Bill dan Epstein.

Melinda juga pernah mengatakan telah mengungkapkan ketidaksukaannya pada pertemuan Bill dengan Epstein.

"Seperti yang saya katakan, bukan hanya satu hal, namun banyak hal, saya tidak suka dia pernah bertemu dengan Jeffrey Epstein. Saya sudah menjelaskan hal itu kepadanya," kata Melinda dalam sebuah wawancara pada Maret 2022.

Properti rumah pulau pribadi Jeffrey Epstein di Little St. James. (Dok. House Oversight Committee Democrats)

Bill sempat buka suara soal percakapannya dengan Epstein. Dia menyebutnya sebagai kesalahan besar dan mengaku sebagai orang bodoh.

Pertemuan itu, dia menilai dapat membantunya sebagai filantropi kesehatan global. Nyatanya hanya kesalahan besar, ucapnya.

"Jika dipikir-pikir, saya bodoh menghabiskan waktu bersamanya. Dan bisa dibilang dia mendapatkan waktu dengan sejumlah orang dengan menghabiskan waktu dengan orang lain," ucapnya.

"Jadi saya rasa cukup bodoh. Saya pikir dapat membantu saya dalam filantropi kesehatan global. Kenyataannya, itu hanya kesalahan besar," Bill menambahkan.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Cara Cloud Bantu Bisnis e-Commerce - Bank Makin Efisiensi