HP Pengganti iPhone 'Made in America' Buatan Trump Mendadak Berubah

Teti,  CNBC Indonesia
01 February 2026 16:45
Trump Mobile. (Dok. Trump Mobile)
Foto: Trump Mobile. (Dok. Trump Mobile)

Jakarta, CNBC Indonesia - HP 'made in America' Trump T1 yang sebelumnya digaungkan sebagai 'pengganti iPhone' telah dipesan oleh 590.000 konsumen dengan membayar uang mukaUS$100 (Rp1,6 jutaan). Artinya, perusahaan telekomunikasi milik keluarga Presiden AS Donald Trump itu sudah mengumpulkan US$59 juta (Rp989 miliar).

Masalahnya, belum ada seorang pun yang menerima produk yang dijanjikan, meski sudah merogoh kocek untuk memasukkan deposit. Bahkan, yang lebih mengkhawatirkan, gambar ponsel tersebut menunjukkan dua desain yang sangat berbeda.

Pada awal pengumumannya, foto yang beredar menunjukkan ponsel berwarna emas dengan desain belakang yang mirip dengan iPhone Pro. Bagian depannya memiliki kamera depan berlubang di tengah.

Namun pada pengumuman kedua, dan dipercaya merupakan hasil editan, ponsel tersebut lebih mirip seperti Samsung Galaxy S25 Ultra yang menggunakan casing Spigen dan diubah warnanya menjadi emas.

Kini ada beberapa perubahan spesifikasi untuk ponsel tersebut meskipun memang dari waktu-ke-waktu tampak ada modifikasi.

Mengutip PhoneArena, Minggu (1/2/2026), spesifikasi awal menyebutkan bahwa Trump T1 Phone akan dilengkapi dengan layar 6,78 inci, yang kemudian dikurangi menjadi layar AMOLED 6,25 inci. Layar yang terakhir ini seharusnya memiliki refresh rate 120Hz.

Meskipun prosesor aplikasi untuk perangkat tersebut belum pernah disebutkan namanya, salah satu chipset yang telah dibahas sebagai kemungkinan adalah Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 kelas menengah. SoC ini dibuat oleh Samsung Foundry menggunakan proses fabrikasi 4nm (4LPE).

Ponsel ini dilaporkan akan hadir dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB yang dapat diperluas melalui kartu microSD dan akan menjalankan sistem operasi Android.

Sudah cukup buruk reputasi untuk HP Trump T1. Mulanya dijanjikan akan dikirim ke konsumen pada Agustus 2025, namun hingga kini belum juga jadi kenyataan.

Di sisi lain, eksekutif Trump Mobile, Don Hendrickson, mengatakan tengah menyusun langkah besar.

"Langkah besar kami selanjutnya adalah peluncuran T1 Ultra yang akan menyusul kesuksesan T1," ungkap Hendrickson dikutip Minggu (1/2/2026).

Banyak orang yang menyebut rencana T1 Ultra adalah gila, namun ada juga yang menyebutkan bahwa hal tersebut adalah "kesuksesan." Bahkan ada yang menyebut hal ini jenius karena perusahaan tersebut sudah menghasilkan US$59 juta sebagai modal awal.

Menambahkan varian Ultra bahkan lebih jenius lagi karena lebih banyak uang yang bisa diraup untuk memesan model Ultra, terutama dari para pendukung Trump. Namun, hal ini juga mencurigakan karena woro-woro soal HP sudah digaungkan tanpa terlihat hasil nyatanya.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Huawei Luncurkan Ponsel Pintar Lipat 3 'Mate XT', Harga Segini


Most Popular
Features