Krisis Baru 2026 Dampaknya Parah, Jualan HP-Komputer Semua Susah
Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis chip memori global memicu tekanan besar bagi industri perangkat elektronik konsumen, meliputi HP, komputer, dan peralatan rumah tangga. Apple yang bertengger sebagai 'raja' HP global 2025 bahkan tak lepas dari dampak yang diprediksi akan mulai terasa pada kuartal yang sedang berjalan saat ini.
Apple mengatakan tingginya harga chip memori sudah mulai menekan laba saat ini. Hal tersebut sejalan dengan peringatan dari raksasa produsen chip asal Korea Selatan, Samsung dan SK Hynix, yang mengalihkan produksi chip dengan margin lebih besar untuk mendukung pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
"Kami terus melihat peningkatan harga pasar untuk chip memori secara signifikan," kata CEO Apple Tim Cook, dalam paparan kinerja pada Kamis (29/1) waktu setempat, dikutip dari Reuters.
Cook mengatakan kelangkaan memori hanya memiliki sedikit dampak terhadap kinerja perusahaan pada kuartal yang berakhir di Desember 2025. Namun, ia memprediksi dampaknya akan lebih besar untuk kuartal yang sedang berjalan saat ini.
Apple sepertinya akan membutuhkan lebih banyak chip memori, seiring dengan tingginya permintaan konsumen terhadap seri iPhone 17 teranyar, khususnya di China dan india. Cook mengatakan permintaan untuk iPhone 17 pada kuartal akhir 2025 'mengejutkan'.
Namun, Cook menolak menjawab pertanyaan dari analis terkait kemungkinan Apple akan meningkatkan harga jual, seiring dengan melejitnya harga chip memori. Sebagai informasi, chip memori merupakan komponen penting dalam mendukung kinerja HP.
Chip memori yang digunakan untuk perangkat elektronik konsumen seperti HP (DRAM), berbeda dengan chip memori untuk AI (HBM) yang lebih kompleks. Keduanya sama-sama mendapat permintaan yang terus melonjak, tetapi produsen agaknya lebih memprioritaskan produksi chip terkait AI karena margin-nya disebut lebih tebal.
Pernyataan Cook muncul setelah peringatan dikemukakan raja chip Korsel, Samsung dan SK Hynix. Keduanya secara kolektif mengontrok dua pertiga pasar chip DRAM, dengan klien-klien besar seperti Apple.
Samsung dan SK Hynix mewanti-wanti bahwa perusahaan HP dan komputer akan mendapat tekanan dari kelangkaan chip DRAM yang digunakan pada produk-produk mereka. Konsekuensinya meliputi tekanan margin yang kian besar, hingga potensi gangguan pada rantai pasokan.
"Gara-gara lonjakan harga chip memori baru-baru ini, pelanggan PC dan seluler menyesuaikan volume pembelian," kata SK Hynix dalam konferensi pers pendapatan mereka pada Kamis (29/1) waktu setempat).
"Beberapa pelanggan mengambil pendekatan yang lebih konservatif terhadap rencana pengiriman atau mempertimbangkan untuk menyesuaikan spesifikasi (chip memori) dalam jajaran produk mereka yang sensitif terhadap harga," perusahaan menambahkan.
Firma riset IDC dan Counterpoint memprediksi penjualan HP global akan anjlok 2% pada tahun ini, merevisi ramalan pertumbuhan sebelumnya. Pasar PC diestimasikan akan turun setidaknya 4,9% pada 2026, menurut IDC, setelah sebelumnya membukukan pertumbuhan 8,1% pada 2025.
Dalam skenario yang lebih pesimistis, IDC memprediksi pengapalan PC akan anjlok hampir 10%, sementara pasar HP bisa merosot lebih dari 5%, dikutip dari Reuters, Jumat (30/1/2026).
Samsung yang merupakan 'raja' HP kedua di dunia, sekaligus raksasa produsen chip, turut mewaspadai dampak kelangkaan chip, dengan laba untuk bisnis mobile-nya merosot 10% pada Q4 2025.
Eksekutif Bisnis Mobile Samsung, Cho Seong, pada Kamis (29/1) menyebut 2026 sebagai tahun yang menantang. Ia memprediksi pengapalan smartphone global akan stagnan, dengan risiko penyesuaian ke bawah karena melonjaknya harga memori chip.
"Pelanggan PC dan perangkat seluler mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan memori, karena mereka secara langsung maupun tidak langsung terpengaruh oleh kendala pasokan dan permintaan yang kuat untuk produk-produk terkait server," kata Park Joon Deok, kepala pemasaran DRAM di SK Hynix, kepada para analis dalam konferensi pendapatan perusahaan.
Samsung memprioritaskan pasokan untuk pelanggan server pada Q4 2025 dan berencana untuk terus meningkatkan porsi produk terkait AI, sebuah langkah yang dapat menyebabkan pembatasan lebih lanjut dalam produksi chip memori konvensional.
Dorongan agresif Samsung ke chip memori AI terjadi ketika raksasa teknologi tersebut berupaya mempersempit kesenjangan pangsa pasarnya dengan SK Hynix di segmen yang menguntungkan ini.
SK Hynix, pemasok chip terkemuka untuk Nvidia, memimpin pasar chip HBM tahun lalu dengan pangsa pasar 61%, diikuti Samsung sebesar 19% dan Micron sebesar 20%, menurut Macquarie Equity Research.
(fab/fab)[Gambas:Video CNBC]