Waspada Badai Hantam Bali, Peneliti BRIN Minta Warga Lakukan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin, mengingatkan adanya potensi tinggi terjadinya storm surge atau limpasan badai di wilayah perairan selatan Bali. Kondisi ini dipicu oleh pergerakan badai tropis 91S.
Menurut Erma, aktivitas nelayan dan pelayaran di sejumlah wilayah diminta untuk dihentikan sementara demi keselamatan.
"Potensi tinggi terjadi storm surge di selatan Bali! dan untuk diperhatikan agar dihentikan dulu aktivitas nelayan dan berlayar di selatan Jatim-Bali-Lombok-Sumbawa-Sumba Tunggu sampai 24 jam ya," ujarnya dalam cuitan di X, dikutip Kamis (22/1/2026).
Erma menyebut badai tropis 91S saat ini bergerak ke timur mendekati Pulau Sumba. Pergerakan sistem cuaca ini dapat menimbulkan dampak storm surge di sejumlah wilayah pesisir selatan.
"Potensinya dapat menimbulkan strom surge di pantai selatan Bali, Lombok, NTB, Sumba," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa fenomena ini telah diprediksi melalui sistem Kamajaya BRIN sejak dua bulan lalu.
"Telah diprediksi Kamajaya BRIN sejak dua bulan lalu, yg saya narasikan waktu itu sebagai: waspada the next Senyar," pungkasnya.
(fab/fab)