FOTO

Potret Demo Ojol Kepung Jantung Ibu Kota, Bawa Tuntutan Ini!

Muhammad Sabki, CNBC Indonesia
Rabu, 14/01/2026 15:20 WIB

Para pengemudi ojol membawa sejumlah tuntutan utama. Salah satunya meminta pemerintah menetapkan potongan aplikator maksimal 10 persen.

1/5 Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

2/5 Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Massa Ojol berkumpul dan berorasi di seberang Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Jakarta Pusat. Jalan Medan Merdeka Selatan arah Jalan MH Thamrin kini ditutup (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

3/5 Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dalam aksi ini, para pengemudi ojol membawa sejumlah tuntutan utama. Salah satunya meminta pemerintah menetapkan potongan aplikator maksimal 10 persen. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

4/5 Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selain itu, massa ojol juga menuntut diterapkannya regulasi tarif antar barang dan makanan, yang dinilai hingga kini belum memberikan kepastian dan keadilan bagi pengemudi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

5/5 Sekelompok pengemudi ojol yang bergabung dalam Solidaritas Ojol Senusantara (SOS) melakukan aksi ujuk rasa di Kawasan Monas, Jakarta, Rabu (14/12026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Tuntutan lainnya adalah agar pemerintah melakukan audit investigatif terhadap potongan 5 persen tambahan yang disebut diambil oleh pihak aplikator. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)