Satu Dunia Kena Prank Orang Terkaya di Dunia, Cek Daftar Kebohongannya
Jakarta, CNBC Indonesia - Reputasi Elon Musk sebagai visioner teknologi kembali dipertanyakan. Sepanjang, janji CEO Tesla dan SpaceX itu terbukti gagal terealisasi, mulai dari manusia ke Mars hingga robotaxi alias taksi tanpa pengemudi.
Janji paling ambisius datang dari proyek antariksa. Musk yang merupakan orang terkaya nomor satu di dunia, sebelumnya menyatakan manusia akan tiba di Mars pada 2025. Namun hingga tahun berganti, target tersebut masih jauh dari kenyataan. SpaceX belum mengirim satu pun manusia ke planet merah.
Di sektor otomotif, Musk juga mengumbar janji. Ia sempat mengklaim robotaxi Tesla akan menjangkau setengah populasi Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2025. Fakta di lapangan menunjukkan layanan tersebut masih sangat terbatas di Austin, Texas, dan belum masif seperti dijanjikan.
Berikut ini sederet janji Musk yang tak kunjung terwujud sepanjang 2025, dirangkum dari Mashable, Kamis (1/1/2026).
Manusia di Mars pada 2025
Pada 2016, Musk membuat janji soal Mars dalam konferensi Code 2016 milik Recode. Ia menyatakan SpaceX akan mulai mengirim roket ke Mars pada 2018, kemudian meluncurkan misi baru setiap 26 bulan, hingga akhirnya mengirim manusia.
"Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kita seharusnya bisa meluncurkan manusia pada 2024 dengan kedatangan pada 2025," ujar Musk kala itu.
Faktanya, 2025 telah berlalu dan manusia masih belum menginjakkan kaki di Mars.
Robotaxi Tesla menjangkau setengah populasi AS
Pada Juli lalu, dalam laporan keuangan kuartal II Tesla, Musk mengatakan robotaxi Tesla akan melayani setengah populasi Amerika Serikat sebelum akhir tahun.
Kenyataannya, robotaxi Tesla hanya beroperasi terbatas di Austin, Texas, dan bahkan warga lokal pun jarang melihatnya, menurut laporan New York Times.
Robotaxi Tesla sepenuhnya tanpa pengemudi
Musk juga berulang kali berjanji bahwa robotaxi Tesla akan beroperasi tanpa pengemudi maupun pengawas keselamatan manusia pada akhir 2025. Namun hingga akhir Desember, laporan pelanggan menunjukkan pengawas manusia masih berada di dalam kendaraan, sesuai regulasi Texas.
xAI mencapai Artificial General Intelligence (AGI)
Pada 2024, Musk mengatakan perusahaan AI miliknya, xAI, akan mencapai AGI pada 2025. Namun laporan terbaru menyebutkan target tersebut kembali diundur menjadi "beberapa tahun ke depan."
Mobil terbang atau demo Tesla Roadster
Musk menjanjikan demo Tesla Roadster, yang diumumkan sejak 2017, akan dilakukan sebelum akhir 2025. Ia bahkan mengisyaratkan sesuatu yang menyerupai mobil terbang. Hingga 2025 berakhir, tidak ada demo Roadster maupun mobil terbang.
DOGE memangkas US$2 triliun pemborosan pemerintah
Setelah Donald Trump terpilih kembali, Musk memimpin lembaga DOGE dengan janji memangkas US$2 triliun pemborosan. Janji itu menyusut menjadi US$1 triliun, lalu ratusan miliar dolar.
Analisis terbaru New York Times dan CATO Institute menunjukkan DOGE tidak menghasilkan penghematan, bahkan belanja pemerintah justru meningkat.
(fab/fab)[Gambas:Video CNBC]