Harga Oyo Naik 38 Persen, Masih Jauh Lebih Murah dari Dulu

Redaksi,  CNBC Indonesia
18 November 2024 19:30
Harga Oyo Naik 38 Persen, Masih Jauh Lebih Murah dari Dulu
Foto: Oyo hotel (Dok.Oyorooms.com)

Jakarta, CNBCĀ Indonesia -Ā Pendiri Oyo, RiteshĀ Agarwal, dikabarkan berencana menambah modal perusahaan jaringan kamar penginapan tersebut dari kendaraan investasi miliknya.

Tech Crunch mengabarkan bahwa perusahaan investasi milik AgarwalĀ yang bernama mengusulkan penanaman modal tambahan senilai US$ 65,1 juta ke Oyo.

Investasi yang akan dikucurkan lewatĀ Redsprig Innovation Partners akan mendongkrak harga perusahaan manajemen hotel itu menjadi US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 60 triliun.

Artinya, valuasi OyoĀ naik dari valuasi pada ronde pendanaan sebelumnya yang juga dipimpin oleh Redsprig. Saat itu, RedsprigĀ mengucurkan US$ 100 juta dari total pendanaan senilai US$ 175 juta pada valuasi perusahaan US$ 2,8 miliar.

Namun, valuasi terbaru OyoĀ masih jauh dari valuasi tertinggi OyoĀ yang dicapai sebelum pandemi. Total harga saham perusahaan asal India tersebut sempat mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 158 triliun.

Berdasarkan data Tracxn, OyoĀ sejak berdiri telah mengumpulkan dana senilai US$ 3,4 miliar dalam bentuk suntikan modal dan utang. Salah satu pemegang saham OyoĀ adalah investor startupĀ kelas kakap SoftBank.

Pendanaan terbaru ke OyoĀ ini menimbulkan banyak pertanyaan buat para investor. Pasalnya, AgarwalĀ diketahui masih punya utang US$ 2 miliar sejak 2019. Ia berutang untuk membeli kembali saham OyoĀ dari dua investor pemegang saham, Peak XV dan LighspeedĀ India.

Pendukung AgrawalĀ dalam pendanaan terbaru lewat RedsprigĀ belum diketahui.

OyoĀ juga masih berkomitmen untuk menjual saham mereka di bursa saham meskipun sudah berkali-kali gagal. Manajemen OyoĀ diketahui kembali mengajukan permintaan ke otoritas bursa untuk memulai proses penawaran umum perdana saham dalam dua bulan ke depan.

Pengajuan tersebut adalah pengajuan IPO ketiga OyoĀ dalamĀ 2 tahun terakhir.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Kasus Fraud Startup RI Bikin Investor Asing Pikir-Pikir


Most Popular
Features