Kabar Buruk Bagi Kamu yang Mendamba iPhone 14 Pro

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
30 November 2022 15:30
iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max. (Photo: Business Wire) Foto: iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max. (Photo: Business Wire)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengiriman smartphone Apple model iPhone 14 Pro dan iPhone Pro Max untuk kuartal liburan akhir tahun diprediksi turun dari ekspektasi pasar hingga 20 juta unit.

Hal ini terjadi karena adanya kasus mogok bekerja karyawan pabrik iPhone milik Foxconn di China karena kebijakan lockdown pemerintah dan sejumlah tenaga kerja paruh waktu mogok kerja karena bonus yang dijanjikan telat dibayarkan perusahaan, kata analis TF Securities Ming-Chi Kuo.

Ming-Chi Kuo memangkas estimasi untuk pengiriman iPhone triwulanan sekitar 20% menjadi antara 70 juta dan 75 juta unit, dibandingkan dengan konsensus pasar 80 juta hingga 85 juta unit.

Saham Apple diperdagangkan turun lebih dari 2%. Sejak awal bulan ini saham Apple telah turun 6% karenanya adanya kekhawatiran turunnya pengiriman di musim libur panjang akhir tahun yang biasanya sangat penting dalam penjualan iPhone.

Ming-Chi Kuo dalam posting blog juga memperkirakan bahwa kekurangan pasokan dapat menghapus permintaan untuk model iPhone 14 Pro yang lebih populer, alih-alih menunda penjualan, karena konsumen juga bergulat dengan ekonomi yang melemah.

Sebaliknya, analis Apple lainnya mengharapkan penjualan meningkat begitu kendala produksi mereda dan lebih banyak model iPhone 14 Pro tersedia.

Ratusan pekerja bergabung dalam protes di pabrik iPhone 2317.TW andalan Foxconn di China, dengan beberapa pria menghancurkan kamera pengintai dan jendela, rekaman yang diunggah di media sosial menunjukkan. (Tangkapan Layar Video Reuters)Foto: Ratusan pekerja bergabung dalam protes di pabrik iPhone 2317.TW andalan Foxconn di China, dengan beberapa pria menghancurkan kamera pengintai dan jendela, rekaman yang diunggah di media sosial menunjukkan. (Tangkapan Layar Video Reuters)

"Kami mencatat bahwa perangkat iPhone 14 Pro terjual habis hingga awal Januari, tetapi kami memperkirakan sebagian dari pendapatan yang terlewat akan kembali pada kuartal Maret 2023," kata analis CFRA Research Angelo Zino, dikutip dari Reuters, Rabu (30/11/2022).

Beberapa analis mengisyaratkan kemungkinan tantangan berlanjut hingga 2023.

"Saya tidak bisa membayangkan 2023 akan menjadi tahun yang solid untuk Apple iPhone," kata Zeno Mercer, analis riset di firma penasihat investasi ROBO Global.

"Mereka ingin melakukan peningkatan penjualan, namun tidak, pendapatan yang dapat dibuang untuk ponsel generasi berikutnya harus turun," imbuhnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Fix! iPhone 14 & iPhone 14 Pro Max Masuk RI, Ini Buktinya


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading