WHO Simpan Daftar Ngeri Wabah 'Penerus' Covid, Ada Penyakit X

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
25 November 2022 08:05
Kenaikan kasus possitif covid-19 di Beijing, China. (REUTERS/THOMAS PETER) Foto: Kenaikan kasus possitif covid-19 di Beijing, China. (REUTERS/THOMAS PETER)

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis daftar baru patogen yang berisiko memicu pandemi atau wabah. Lembaga itu juga menyebutkan terdapat Penyakit X, patogen misterius yang bisa menyebabkan epidemi global yang serius.

"Menargetkan patogen prioritas dan keluarga virus untuk penelitian dan pengembangan penanggulangan sangat penting untuk respon epidemi dan pandemi yang cepat serta efektif," kata Direktur Kedaruratan WHO, Michael Ryan, dikutip dari Science Alert, Jumat (25/11/2022).

"Tanpa investasi R&D signifikan sebelum pandemi Covid-19, vaksin aman dan efektif tidak akan mungkin dikembangkan dalam waktu singkat".

Menurut WHO, daftar itu diperbarui untuk digunakan memandu penelitian dan pengembangan (R&D) global dan investasi. Khususnya terkait vaksin, tes, serta perawatan.

Daftar tersebut telah dibuat sejak 2017 lalu. Daftar terbaru yang diumumkan diperkirakan akan terbit sebelum April 2023 mendatang.

Termasuk dalam daftar adalah Covid-19, virus Ebola, Marburg, demam Lassa, MERS, SARS, Nipah, Zika, dan Penyakit X.

Peneliti juga melabeli patogen yang menjadi prioritas, yang akan menentukan kesenjangan pengetahuan serta prioritas penelitian. Berikutnya akan disusun spsifikasi untuk vaksin, perawatan, tes diagnostik.

Sementara itu, WHO juga bersiap melakukan diskusi lanjutan terkait perjanjian pandemi. Badan antar pemerintah tengah membuka jalan untuk menyepakati aturan bagaimana sebuah negara mempersiapkan dan menanggapi ancaman pandemi di masa depan.

Pertemuan ketiga akan dilakukan di Jenewa pada 5 hingga 7 Desember mendatang. Saat itu, diskusi akan terkait menyusun dan merundingkan konvensi WHO atau jenis perjanjian internasional lain mengenai kesiapan dan tanggapan terkait pandemi.

Laporan hasil pertemuan akan dirilis pada negara anggota WHO tahun depan. Hasil akhir diharapkan pada tahun 2024 mendatang.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Virus Langya Usai Covid-19, Ramalan Bill Gates Terbukti Lagi?


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading