Agresif Cari Lahan Baru, Spotify Sekarang Jualan Buku

Tech - dem, CNBC Indonesia
21 September 2022 21:20
FILE PHOTO: The Spotify logo is displayed on a screen on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., May 3, 2018. REUTERS/Brendan McDermid/File Photo Foto: Spotify (REUTERS/Brendan McDermid)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan streaming audio Spotify Technology siap berkompetisi langsung dengan Amazon. Pasalnya, perusahaan asal Swedia tersebut kini juga menjual produk buku dalam bentuk suara (audiobook).

Jeff Bezos, salah satu orang terkaya di dunia, merintis Amazon sebagai perusahaan penjual buku online. Kini, Amazon berkembang menjadi raksasa teknologi dengan bisnis utama e-commerce.

Namun, bisnis buku Amazon masih bertahan kuat di tengah layanan lain mereka yang kini juga sudah melebar ke industri cloud dan kesehatan. Antara lain, Amazon adalah pemain besar di bidang audiobook, lewat anak usahanya Audible.


Spotify kini terjun untuk berkompetisi dengan Amazon dengan meluncurkan layanan audiobook yang menyediakan hingga 300.000 judul, khusus untuk pengguna di Amerika Serikat.

Pengguna Spotify bisa memilih audibook di aplikasi kemudian membelinya lewat situs web. Model ini serupa dengan cara berlangganan layanan streaming musik dan podcast yang disediakan Spotify.

Pasar buku audio, menurut Reuters, diperkirakan bernilai US$4,8 miliar pada 2021 dan diproyeksi tumbuh 14% setiap tahun hingga mencapai US$9,3 milia rpada 2026.

Spotify agresif melebarkan sayap ke bisnis lain untuk memperkuat bisnis utamanya, streaming musik. Dalam bisnis streaming, saingan utama Spotify adalah Apple.

Bisnis utama lain Spotify, yaitu podcast, juga tumbuh pesat. Bahkan, Spotify rela membayar US$1 miliar untuk menggaet nama besar di dunia podcast seperti Joe Rogan.


[Gambas:Video CNBC]

(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading