Pabrik Apple 'Bedol Desa' dari China, Pindah ke Mana?

Tech - dem, CNBC Indonesia
21 September 2022 20:40
Pengunjung memeriksa iPhone 14 Pro baru selama acara khusus Apple di Cupertino, California, Amerika Serikat, Rabu (7/9/2022).  CEO Apple Tim Cook meluncurkan iPhone 14 baru serta versi baru Apple Watch, termasuk Apple Watch SE, versi murah dari arloji populer yang akan dijual mulai dari $249. (Foto oleh Justin Sullivan/Getty Images) Foto: Pengunjung memeriksa iPhone 14 Pro baru selama acara khusus Apple di Cupertino, California, Amerika Serikat, Rabu (7/9/2022). CEO Apple Tim Cook meluncurkan iPhone 14 baru serta versi baru Apple Watch, termasuk Apple Watch SE, versi murah dari arloji populer yang akan dijual mulai dari $249. (Foto oleh Justin Sullivan/Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple disebut bakal merakit satu dari empat iPhone yang mereka jual di India pada 2025. Ini adalah dampak dari berbagai permasalahan yang mereka hadapi di China.

Analis JP Morgan, seperti dikutip Reuters, menyatakan produksi iPhone di India bakal dimulai pada akhir 2022. Sekitar 5% dari iPhone 14 rencananya dipasok oleh pabrik Apple di India.

India menjadi lokasi produksi baru Apple karena negara di Asia Selatan tersebut adalah pasar ponsel pintar terbesar kedua dunia, setelah China.


Alasan Apple memindahkan produksi dari China adalah berbagai kendala rantai pasok yang mereka hadapi akibat kebijakan lockdown ketat pemerintah China demi menghentikan laju penyebaran Covid-19.

Selain itu, Apple juga menghadapi permasalahan geopolitik yang makin rumit akibat persaingan ekonomi Amerika Serikat dan China serta peningkatan ketegangan di Selat Taiwan.

JP Morgan menyatakan Apple kemungkinan juga kan memindahkan sebagian produksi perangkat buatan mereka lainnya termasuk Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods ke luar China.

Saat ini, hanya 5% dari produk Apple yang dirakit di luar China. Pada 2025, JP Morgan memperkirakan pabrik di luar China memproduksi 25% dari produk yang dijual Apple.

Apple pertama kali memproduksi iPhone di India pada 2017 dengan Wistron sebagai mitra produksi, yang kemudian diteruskan oleh Foxconn. Produksi iPhone di India adalah hasil dari tekanan pemerintah India untuk meningkatkan produksi ponsel lokal.

Rencana relokasi produksi Apple sempat terkendala oleh masalah rantai pasok selama Covid-19. Namun, seiring dengan makin longgarnya pembatasan aktivitas, Apple dan perusahaan elektronik lainnya tahun ini kembali tancap gas merealisasikan proses relokasi pabrik mereka.

"Vendor Taiwan seperti Hon Hai dan Pegatron memainkan peran kunci dalam relokasi ke India. Dalam jangka menengah hingga panjang, kami memperkirakan Apple juga mulai menggunakan pemasok lokal," kata analis JP Morgan Gokul Hariharan.

Laporan dari Bloomberg sebelumnya menyatakan grup konglomerat India, Tata Group, berdiskusi dengan Wistron untuk membentuk perusahaan patungan yang akan merakit iPhone di India.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

iPhone 14 Ramai Diperbincangkan, Cek Spesifikasi & Harganya


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading