Crypto Winter Hantam RI, Tokocrypto PHK 20% Pegawai

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
21 September 2022 17:40
Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash) Foto: Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badai PHK kembali menghampiri startup tanah air, kali ini datang dari Tokocrypto. Platform pedagang aset kripto itu merumahkan sekitar 20% dari 227 karyawan dengan pertimbangan perubahan fokus bisnis.

VP Corporate Communications Tokocrypto Rieka Handayani, mengatakan keputusan ini berdasarkan hasil analisis dan prediksi yang telah dilakukan oleh manajemen dalam mengantisipasi kondisi pasar kripto dan ekonomi global yang berkepanjangan.

Perusahaan yang terafiliasi dengan Binance ini mengumumkan perubahan strategi bisnis sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi sekarang.


Beberapa langkah pun akhirnya harus diambil oleh manajemen, baik untuk eksternal maupun internal, salah satunya merumahkan 20% karyawan.

Bagi karyawan yang dirumahkan, perusahaan akan memberikan rekomendasi kepada perusahaan - perusahaan web3 dab blockchain yang selama ini telah menjadi partner Tokocrypto.

Selain merumahkan karyawan, Tokocrypto juga akan memperkuat kembali bisnis utama sebagai exchange platform dan memisahkan T-Hub dan TokoMall menjadi entitas yang berbeda. Mereka juga akan mentransfer beberapa karyawan kepada bisnis tersebut.

T-Hub adalah platform komunitas blockchain yang mengelola beberapa lokasi di Indonesia, termasuk Bali. Adapun, TokoMall merupakan platform pembuatan (minting) dan jual-beli non-fungible token (NFT).

"Langkah internal yang diambil adalah mentransfer beberapa karyawan kepada bisnis unit yang telah menjadi entitas berbeda yaitu T-Hub dan TokoMall, penyesuaian jumlah karyawan sekitar 20% dari 227 karyawan dengan pertimbangan perubahan fokus bisnis," kata Rieka dalam keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).

Rieka juga menjamin bahwa segala perubahan yang terjadi dalam korporasi, tidak akan berimbas pada standar operasional yang telah ditetapkan untuk melayani seluruh pengguna Tokocrypto.

Sebelumnya, CEO Tokocrypto Pang Xue Kai mengungkapkan bahwa penurunan harga aset kripto di pasar global membuat investor malas bertransaksi. sehingga rata-rata volume transaksi di Tokocrypto anjlok hingga 50% dari periode puncak.

"Kalau pasar lagi bearish siapa yang mau berdagang, mereka beli harganya langsung turun lagi," katanya di sela ajang Nexticorn International Summit 2022.

Tokocrypto memiliki strategi untuk menjaga kinerja perusahaan dan menahan harga aset kripto tetap stabil.

"Kami membuka akses ke produk yang orang masih mau bertransaksi," jelas Kai.

Dia mencontohkan, Tokocrypto membuka akses sebesar mungkin ke produk staking yang membuahkan on-chain reward ke penggunanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Maaf! Kamu Nggak Bisa Trading Luna di Indodax, Hingga Pintu


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading