Ini 5 Sektor Prioritas Indonesia Hadapi Era Industri 4.0

Tech - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
21 September 2022 14:23
Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan dalam acara Foto: Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan dalam acara "Global Economic Challenge and Development in the Post-Pandemic Era" di Jakarta, Rabu (21/9/2022). (Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Keuangan(Wamenkeu), Suahasil Nazara mengungkapkan dalam menuju endemi ke depan, Indonesia melihat ada satu pembelajaran yang bisa ditarik selama 2,5 tahun terakhir selama pandemi, yaitu transformasi digital yang luar biasa.

Seluruh masyarakat ujarnya mulai aktif melakukan aktivitas dalam keseharian menggunakan teknlogi digital. Hal tersebut mendorong size ekonomi digital Indonesia terus meningkat pesat.

Melihat hal tersebut, pemerintah gencar menerapkan strategi sebagai inisiatif nasional industri 4.0 yang dijalankan dengan digital ekosistem lewat inovasi dan infrastuktur digital.


Ada 5 sektor prioritas Indonesia yang ditetapkan pemerintah dalam menghadapi era Industri 4.0, yakni sektor makanan dan minuman, otomotif, kimia, elektronik, tekstil dan pakaian jadi.

"Lima sektor tersebut memberikan kontribusi 60% PDB, 65 Ekspor, dan 60% tenaga kerja," ujar Suahasil dalam sambutannya di acara Jakarta Global Financial Summit 2022 ang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia bersama Maxco Futures, Rabu (21/9/2022).

Sejak beberapa tahun lalu, pemerintah ujarnya juga memastikan ekonomi digital adalah termasuk sebagai industri pioner. Sebagai pioner, sejak 2018 dimasukan kelompok industri tax holiday.

"Fasilitas ini kita harap dipakai dunia usaha, fasilitas itu bisa dari level Rp 500 miliar ke atas investasinya dan bisa dapat tax holiday 5-20 tahun, ekonomi digital adalah salah satunya. Biaya masuk atau impor duty 0% untuk berbagai barang. karena itu ekonomi digital kita harapkan meningkat," jelasnya.

Lebih jauh tambahnya, fasilitas yang diberikan tidak itu saja, fasilitas fiskal lainnya juga didorong ke dunia usaha untuk connect ke kementrian keuangan dan dapat digunakan ketika mengurus ekonomi digital.

"Ini adalah game changer kita dan rasanya sangat membuka peluang luar biasa untuk ekonomi Indonesia ke depan," Jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Startup Kesulitan Modal, Bos e-Commerce Bilang Begini


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading