Terancam Hukuman Penjara, Bos Terra LUNA: 'Hidup Itu Panjang'

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
18 August 2022 13:25
Do Kwon (Tangkapan Layar) Foto: Do Kwon (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus anjloknya nilai stablecoin Terra Luna masih berlanjut. Bahkan pembuatnya, Do Kwon telah menyiapkan diri dengan tuntutan hukum termasuk kemungkinan masuk penjara.

Dalam sebuah wawancara belum lama ini, Do Kwon mengatakan jaksa Korea Selatan belum mengajukan tuntutan apapun atau menghubunginya. Namun telah menempatkannya pada daftar "notice on arrival" atau wajib melaporkan diri ke otoritas saat tiba di Korsel. Saat ini, Do Kwon tinggal di SIngapura.

Do Kwon memastikan akan sepenuhnya jujur dengan jaksa dan pengadilan terkait fakta kejadian turunnya nilai Terra. Selain itu ditanya kemungkinan dipenjara, dia mengatakan "hidup itu panjang", dikutip dari Crypto Slate, Kamis (18/8/2022).

Dalam laporan Naver, Do Kwon juga telah menunjuk seorang pengacara untuk menghadapi tuntutan hukum di Korea Selatan. Surat penunjukkan itu juga telah diserahkan kepada kantor kejaksaan.

Namun laporan tersebut mengatakan tidak mengungkapkan nama pengacara atau firma hukum yang mewakili Do Kwon di meja hijau.

Sejak beberapa waktu lalu, kantor kejaksaan Distrik Selatan Seoul telah menyelidiki penyebab masalah ekosistem Terra. Belum lama ini jaksa juga menggerebek bursa kripto dan rumah eksekutif Terraform Labs.

terra luna cryptoFoto: terra luna crypto

JTBC juga telah melaporkan beberapa karyawan penting Terraform Labs dilarang meninggalkan Korea Selatan. Ini merupakan upaya mencegah mereka melarikan diri untuk menghindari penyelidikan.

Larangan itu juga berlaku bagi mantan pekerja Terraform Labs. Daniel Hong yang pernah bekerja sebagai pengembang di perusahaan itu juga dilarang pergi dari Korea Selatan.

Dalam akun Twitternya, Daniel Hong menjelaskan tidak mengetahui soal larangan pergi itu. Dia baru diberitahu saat ke kantor kejaksaan, dengan alasan mencegah target investigasi menghancurkan bukti.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terra LUNA Anjlok, Penciptanya Terancam Denda Pajak Rp 1,14 T


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading