Netflix Minggir Dulu, Dunia Streaming Punya Penguasa Baru

Tech - dem, CNBC Indonesia
11 August 2022 10:05
Ilustrasi warga menggunakan aplikasi sosial media di Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, (19/7/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Ilustrasi warga menggunakan aplikasi sosial media di Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa, (19/7/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Netflix harus merelakan posisinya sebagai raja streaming global. Kini, jumlah pelanggan streaming Disney sudah melampaui Netflix.

Meskipun baru berdiri pada 2017, Disney mampu menyalip Netflix dalam hal jumlah pelanggan streaming. Pemilik brand Marvel, Star Wars, dan Mickey Mouse ini melaporkan 221,1 juta pelanggan streaming di semua platformnya yaitu Disney+, ESPN+, dan Hulu.

Di sisi lain, jumlah pelanggan streaming Netflix yang terakhir kali dipublikasikan hanya sebanyak 220,7 juta.


Disney+ berhasil memikat 14,4 juta pelanggan baru selama kuartal II 2022, mengandalkan serial terbaru dari franchise Star Wars yaitu Obi-Wan Kenobi dan serial tentang pahlawan super yang berasal dari komunitas muslim yaitu Ms. Marvel.

"Disney berhasil meningkatkan pangsa pasar saat Netflix justru kewalahan untuk menambah pelanggan baru," kata analis dari Investing.com Haris Anwar.

"Disney masih memiliki ruang untuk tumbuh di pasar internasional, pasar tempat mereka meluncurkan layanannya dengan cepat dan terus menambah pelanggan baru."

Di tengah kenaikan jumlah pelanggan, Disney berencana menaikkan harga berlangganan Disney+ tanpa iklan sebesar 38% pada Desember. Bagi pelanggan yang tidak ingin membayar lebih mahal, mereka menyediakan opsi langganan dengan jeda iklan.

Poster Ms Marvel (Tangkapan layar)Foto: Poster Ms Marvel (Tangkapan layar)

Paket berlangganan Disney+ tanpa iklan rencananya dibanderol US$10,99 atau sekitar Rp 163.000, sedangkan paket berlangganan dengan iklan yang mulai tersedia pada 8 Desember adalah US$7,99 atau sekitar Rp 118.000.

Di Indonesia, Disney+ tersedia lewat kerja sama Disney dengan perusahaan streaming asal India, Hotstar. 

CFO Disney Christine McCarthy menyatakan Disney memperkirakan unit bisnis streaming-nya baru berhasil membukukan laba pada 2024. Pada kuartal terakhir, divisi streaming Disney rugi US$1,1 miliar.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Netflix Apes, Gegara Ini 'Rugi' Rp717,5 T dalam Semalam


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading