Ada Kabar Baik! Pengguna Booster Astra-Pfizer Pasti Happy Nih

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
11 July 2022 07:50
Peserta mengikuti vaksinasi booster COVID-19 di Sentra Vaksinasi Booster, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot program vaksinasi terutama booster. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) Foto: Peserta mengikuti vaksinasi booster COVID-19 di Sentra Vaksinasi Booster, Pondok Indah Mall 3, Jakarta, Rabu (23/3/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggenjot program vaksinasi terutama booster. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ada kabar baik bagi mereka yang mendapatkan kombinasi dua dosis Sinovac dan booster Pfizer atau AstraZeneca.

Belum lama ini, sebuah penelitian di Brasil menemukan penerima dua dosis vaksin Sinovac, dengan booster vaksin dari platform vektor (Johnson & Johnson dan AstraZeneca) serta mRNA (Pfizer dan Moderna), dapat lebih kuat untuk melawan varian seperti Delta dan Omicron.

Penelitian yang dilakukan di Brasil dan Universitas Oxford ini mengamati efektivitas vaksin pada orang penerima dosis Sinovac yang mendapatkan booster dengan vaksin AstraZeneca, Pfizer-BioNTech atau Johnson & Johnson.


Tim peneliti menggunakan 1.240 sukarelawan dari San Paulo dan Salvador Brasil.

"Studi ini memberikan pilihan penting untuk pembuat kebijakan di banyak negara menggunakan vaksin tidak aktif [Sinovac dan Sinopharm] telah digunakan," kata pemimpin studi dan direktur Oxford Vaccine Group, Andrew Pollard, dikutip dari Reuters, Senin (11/7/2022).

Vaksin vektor virus seperti pada AstraZeneca menggunakan versi lemah dari virus lain untuk mengirimkan instruksi genetik. Tujuannya adalah membuat protein pada virus yang perlindungannya dicari.

Di sisi lain, vaksin mRNA pada Pfizer akan mengirimkan transkrip genetik dengan instruksi membuat protein virus. Ini berguna untuk mengajari tubuh untuk bertahan saat melawan infeksi.

Riset ini sejalan dengan keputusan Kementerian Kesehatan untuk memberikan vaksin booster AstraZeneca dan Pfizer kepada pengguna Sinovac.

Kombinasi vaksin primer dan booster Covid-19

Berikut kombinasi vaksin booster yang ditetapkan oleh Kemenkes berdasarkan pertimbangan para peneliti dalam dan luar negeri serta sudah dikonfirmasi oleh Badan POM dan ITAGI, meliputi:

  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinovac diberikan separuh dosis Astra Zeneca (0,25 ml), separuh dosis Pfizer(0,15 ml), atau dosis penuh Moderna (0,5 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Astra Zeneca diberikan dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml), separuh dosis Pfizer (0,15 ml),atau separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Pfizer diberikan dosis penuh Pfizer (0,3 ml), separuh dosis Moderna (0,25 ml), atau dosis penuh Astra Zeneca (0,5 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Moderna diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Janssen (J&J) diberikan separuh dosis Moderna (0,25 ml)
  • Untuk sasaran dengan vaksin primer Sinopharm diberikan dosis penuh Sinopharm (0,5 ml).

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Kriteria Orang yang Tak Boleh Divaksin Booster Covid-19


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading