Warning Luhut: Investasi Tesla di RI Butuh Waktu & Proses

Tech - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
24 May 2022 11:27
Elon Musk mendampingi Mentri Koordinator Luhut Binsar Pandjaitan bersama tim Marinvest, Duta Besar Rosan Roeslani dan beberapa teman pengusaha di Gigafactory Tesla yang terbaru (1000 Ha) di Austin, Texas. (Tangkapan layar Linkkedin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan perihal rencana investasi Tesla Inc. milikĀ Elon Musk di tanah air. Paparan Luhut disampaikan mengingat hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi yang dicapai antara Indonesia dengan pihak Tesla.

"Masuknya investasi dari suatu perusahaan itu tidak semudah menjentikkan jari, ini butuh proses dan waktu yang tidak sebentar. Apalagi ini investasi dengan nilai jumbo. Jadi kita harus sabar, supaya nantinya bisa benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat dan negara seperti yang kita semua harapkan," ujarnya seperti dikutip dari siaran pers, Senin (23/05/2022).

Luhut mengatakan, Kemenko Marves telah menjalin komunikasi yang sangat baik sejak dua tahun belakangan baik dengan Elon Musk dan juga Tesla. Pendiri SpaceX tersebut, menurut dia, sangat tertarik untuk melakukan investasi terhadap industri nikel di Indonesia yang dinilai sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan ekosistem kendaraan listrik.

Sejak pertemuan delegasi Indonesia di pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla di Austin, Texas, AS, 26 April 2022, Luhut bilang Kemenko Marves dan tim dari Tesla yang ditunjuk Elon terus melakukan negosiasi secara intensif untuk merumuskan berbagai hal terkait detail formula investasi yang akan dipakai. Namun demikian, keputusan akhir mengenai investasi akan berada di tangan perusahaan.

"Tim dari Tesla bergerak sangat cepat. Mereka sudah datang ke Indonesia awal bulan ini, mengunjungi beberapa pabrik pengolahan nikel, dan kita juga merespons dengan tidak kalah cepat untuk menunjukkan keseriusan dan support kita. Tapi yang harus diingat, ini masih dalam tahap negosiasi. Jadi sekali lagi, semua harus bersabar," lanjutnya.

Sementara itu, dalam kunjungan ke pabrik SpaceX di Boca Chica, Texas beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Luhut juga telah menyampaikan pembicaraan antara Indonesia dengan Elon meliputi bahasan mengenai investasi, teknologi dan inovasi.

Dari pertemuan tersebut, Jokowi mengundang orang terkaya di dunia itu datang ke Indonesia pada bulan November nanti untuk menghadiri forum The Business 20 atau B20 yang merupakan outreach group dari G20 yang mewakili komunitas bisnis internasional. Ajakan tersebut direspons baik oleh Elon dan mengatakan akan berkunjung ke Indonesia pada November nanti.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sederet Ambisi Elon Musk: Dari Tesla, Mars, Kini Twitter


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading