Ini Dia Biang Kerok yang Bikin Elon Musk Jatuh 'Miskin'

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
24 May 2022 09:55
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu, 14 Mei 2022. Presiden tiba di Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk selaku founder Space X.(Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebulan terakhir harta kekayaan Elon Musk dilaporkan turun US$49 miliar atau setara Rp 715 triliun (asumsi Rp 14.600/US$).

Penurunan harta kekayaan Elon Musk ini dikarenakan anjloknya harga saham Tesla setelah ia mengumumkan pembelian saham Twitter sebanyak 10%. Kemudian ia mengumumkan rencana pencaplokan 100% saham Twitter senilai US$44 miliar.

Fortune mencatat sejak pengumuman itu hingga akhir Jumat lalu harga saham Tesla sudah anjlok 28%. Ini membuat kapitalisasi pasar Tesla anjlok dari US$1 triliun pada Oktober 2021 menjadi US$735 miliar pada pekan lalu.


Aksi jual saham Tesla yang membuat kekayaan Elon Musk turun ditengarai karena kekhawatiran investor dari mana uang Elon Musk untuk mendanai akuisisi tersebut.

Investor beranggapan Elon Musk akan menjual sebagian saham Tesla untuk mendanai aksi korporasi tersebut, sebelum Elon Musk melakukan hal itu, investor mengambil langkah jual saham Tesla.

Langkah ini ternyata diambil Elon Musk. Dia menjual saham Tesla dan mendapatkan dana US$8,5 miliar, seperti dilaporkan Fortune, dikutip Selasa (24/5/2022).

Faktor lain penurunan harga saham Tesla adalah dikeluarkannya Tesla dari indeks S&P keberlanjutan ESG mulai Rabu pekan lalu. Ini adalah indeks yang menunjukkan peran perusahaan dalam tata kelola perusahaan dalam lingkungan dan sosial.

Dikeluarkannya Tesla dari indeks S&P keberlanjutan ESG ditengarai karena adanya kasus diskriminasi rasial dan kondisi kerja yang buruk di pabrik Tesla California, Amerika Serikat (AS).

Sentimen negatif ini membuat harga saham Tesla turun 6% pada Rabu pekan lalu. Kekayaan Elon Musk turun US$12,3 miliar. Saat ini Elon Musk diketahui menguasai 17% saham Tesla.

Atas keputusan dikeluarkannya Tesla dari indeks S&P keberlanjutan ESG, Elon Musk menulis kekecewaannya di akun Twitter pribadinya. "ESG adalah scam [penipuan]". Ia juga menambahkan bahwa S&P telah "kehilangan kredibilitas mereka".

Namun, Elon Musk bukan satu-satunya orang terkaya dunia yang kehilangan kekayaan tahun ini. Kehilangan terbesar dicatatkan oleh CEO Binance Changpeng Zhao yang kehilangan kekayaan US$81 miliar sejak awal tahun. Selanjutnya Jeff Bezos, pendiri Amazon, yang kehilangan US$62 miliar tahun ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Berharta Rp 4.300 Triliun, Seberapa Kayanya Elon Musk?


(dem/dem)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading