Cacar Monyet Menyebar di Eropa-Tetangga RI, Begini Gejalanya

Tech - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
21 May 2022 23:57
Anderson Cooper, Dr. Sanjay Gupta dan kru Planet dalam Bahaya mengeksplorasi bagaimana penyakit hewan, khususnya cacar monyet, bermigrasi ke populasi manusia. (Getty Images/Jeff Hutchens)

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Australia melaporkan adanya kasus monkeypox virus (MPXV) atau cacar monyet di wilayah Melbourne. Penemuan ini menjadi yang pertama kali di Negeri Kanguru itu.

Kasus yang diduga cacar monyet pertama ditemukan ketika seorang pasien pria berusia 30 an tahun baru saja mengunjungi Inggris. Tempat dimana virus-virus baru tersebut ditemukan.

Departemen Kesehatan Negara Bagian Victoria mengatakan bahwa pria tersebut mendapatkan gejala pada 16 Mei lalu. Adapun saat ini, pria itu telah diisolasi dan pihak berwenang masih menyelidiki setiap orang yang berdekatan dengannya.


"Penumpang yang duduk di dekat pria itu dalam penerbangan EY10 dari London ke Abu Dhabi pada 14 Mei dan penerbangan EY462 dari Abu Dhabi ke Melbourne, yang mendarat pada Senin, dihubungi untuk diperingatkan guna memantau gejalanya," ujar laporan media Australia, 9News.au, Jumat (20/5/2022).

Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)Foto: Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)
Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)

Sementara itu, pihak berwenang di Negara Bagian New South Wales (NSW) juga menemukan indikasi seorang warga lain yang terpapar cacar monyet. Wilayah, yang mencakup kota Sydney, itu mengatakan bahwa warga itu sebelumnya tiba dari Eropa.

Kasus cacar monyet merupakan penyakit yang endemik di Afrika Tengah atau Barat. Namun akhir-akhir ini virus itu telah muncul di Inggris, Spanyol, Portugal, Amerika Serikat (AS), Italia, Swedia, Prancis, dan Kanada.

Seperti namanya, virus berasal dari infeksi pada monyet. Dilansir dari laman CDC, virus merupakan bagian dari genus Orthopoxvirus, yang juga mewadahi virus serupa yakni variola (penyebab cacar), vaccinia (digunakan dalam pembuatan vaksin) dan cacar sapi (cowpox virus).

Cacar menyerang monyet pertama kali tahun 1958, di laboratorium penelitian monyet di Kopenhagen, Denmark. Sementara itu, kasus cacar monyet pada manusia pertama kali ditemukan pada 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Namun, Kepala Petugas Kesehatan Victoria Brett Sutton mengatakan bahwa virus ini tidak begitu menular layaknya Covid-19. Klaim serupa juga diperkuat dokter penyakit menular setempat.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kuman 'Mematikan' Membunuh 1,2 Juta Manusia di Tahun 2019


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading