Duh! Muncul Varian Baru, Bisa Hindari Pertahanan Vaksin Covid

Tech - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
16 May 2022 17:10
Infografis/ 6 hal yang harus diketahui dari varian omicron/Aristya rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 telah melahirkan nama-nama varian dari alfabet Yunani. Terbaru, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) memperingatkan ada dua subvarian Omicron, yaitu BA4 dan BA5, yang mendominasi kasus Covid-19 di Eropa.

Kedua sub varian itu telah dilabeli variant of concern (VOC) karena dianggap menyebabkan penyakit yang lebih parah atau mengurangi efektivitas vaksin dan pengobatan Covid-19. Para ahli di ECDC memperkirakan ada peningkatan jumlah pasien di rumah sakit. Untuk itu, ECDC mendesak semua negara untuk tetap waspada akan hal tersebut.

ECDC juga mengimbau semua individu berusia lebih dari 80 tahun untuk mendapatkan suntikan penguat vaksin kedua sebagai upaya perlindungan dari infeksi SARS-CoV-2. Tidak hanya itu, individu di atas 60 tahun dan kelompok rentan lainnya juga harus mendapat booster kedua.


Strain BA4 dan BA5 pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan masing-masing pada Januari dan Februari 2022 hingga kemudian mendominasi di negara itu. Ini telah memicu kekhawatiran gelombang Covid-19 kelima di Afrika Selatan, ketika negara itu menuju musim dingin. Sementara itu, BA5 dikhawatirkan menjadi varian paling umum di Portugal pada 22 Mei.

Meskipun ada peringatan bisa menerobos pertahanan vaksin, ECDC melaporkan hingga kini tidak ada indikasi perubahan tingkat keparahan BA4 maupun BA5 dibandingkan dengan garis keturunan Omicron sebelumnya.

Tidak hanya, BA4 dan BA5, Health Security Agency Inggris juga mengawasi ketat varian lain bernama XE. Ini merupakan gabungan dua strain omicron BA.1 dan BA.2, membuatnya disebut varian rekombinan.

Varian itu mungkin menyebar 10% lebih cepat daripada varian saat ini. Akan tetapi para ilmuwan mengatakan mereka masih mempelajarinya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bos Produsen Vaksin Sebut Pandemi Covid Berakhir 2024


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading