Ilmuwan Ingatkan Bumi Soal Serangan Alien, Manusia Terancam?

Tech - Intan Rakhayanti Dewi, CNBC Indonesia
20 April 2022 09:20
Attendees wear space travel and alien themed costumes as an influx of tourists responding to a call to 'storm' Area 51, a secretive U.S. military base believed by UFO enthusiasts to hold government secrets about extra-terrestrials, is expected in Rachel, Nevada, U.S. September 19, 2019. REUTERS/Jim Urquhart     TPX IMAGES OF THE DAY

Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam pencarian menemukan kehidupan di luar bumi, NASA berencana untuk menyiarkan lokasi Bumi di luar angkasa. Proyek yang disebut Beacon in the Galaxy Project (BITG), akan mengirimkan siaran yang mengungkapkan informasi tentang tata surya, DNA manusia, dan Teleskop Radio Arecibo.

Namun para ilmuwan di Universitas Oxford Inggris telah membunyikan alarm peringatan atas rencana NASA tersebut. Mereka memperingatkan upaya NASA dapat memiliki konsekuensi berbahaya yang tidak diinginkan, termasuk memicu serangan alien.

Anders Sandberg, seorang peneliti senior di Oxford's Future of Humanity Institute (FHI), memperingatkan bahwa meskipun kemungkinan pesan semacam itu mencapai ekstraterestrial, cara tersebut memiliki dampak yang sangat tinggi sehingga benar-benar perlu menganggapnya serius.


"Pencarian kehidupan alien memiliki 'faktor menggelikan' di sekitarnya," kata Sandberg kepada surat kabar Telegraph.

"Banyak orang menolak untuk menganggap serius apa pun yang terkait dengannya, yang memalukan karena ini adalah hal yang penting," ujar dia.

Badan antariksa Amerika Serikat (AS) itu ingin memancarkan sinyal dari rangkaian Teleskop Allen SETI Institute di California dan Teleskop Radio Spherical Aperture (FAST) dengan diameter lima ratus meter di China, demikian dikutip dari The Guardian, Rabu (20/4/2022).

Ini akan mencakup informasi seperti komposisi biokimia kehidupan di Bumi, posisi waktu Tata Surya di Bima Sakti, gambar digital manusia dan undangan untuk makhluk luar angkasa untuk merespons.

BITG, didasarkan pada pesan Arecibo yang dikirim pada tahun 1974 dari sebuah observatorium dengan nama yang sama di Puerto Rico. Itu menargetkan sekelompok bintang sekitar 25.000 tahun cahaya, sehingga tidak akan tiba dalam waktu dekat.

Sejak itu, sejumlah pesan telah dipancarkan ke langit termasuk iklan untuk Doritos dan undangan, yang ditulis dalam Klingon, untuk Opera Klingon di Den Haag.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Perburuan NASA Temukan Alien Hingga Gandeng Ahli Agama


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading