Pluang Angkat Peran Woman-Tech dalam Inklusi Keuangan

Tech - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
16 March 2022 09:00
Co-Founder Pluang Claudia Kolonas.

Jakarta, CNBC Indonesia - Platform investasi multi aset Pluang menjadi salah satu pembicara dalam acara PE-VC Summit 2022. Dalam acara itu, Co-Founder Pluang Claudia Kolonas membahas seputar layanan keuangan digital sebagai kunci inklusi finansial, termasuk ruang lingkupnya di Indonesia, tantangan regulasi, serta potensi pasar untuk platform perdagangan, khususnya dalam konteks jalur IPO baru. 

Diketahui PE-VC Summit 2022 digelar tepat pada hari International Women's Day (IWD), 8 Maret hingga 9 Maret lalu secara virtual. Program tahunan yang diusung di Asia Tenggara ini menghadirkan ragam panel discussions dan investor-investor dari venture capital serta private equity dan startup-startup Indonesia yang berkembang pesat di pasar terbesar Asia Tenggara.

Sebagai salah satu jajaran pendiri startup perempuan di Indonesia, Claudia mengatakan, Pluang telah menjadi super apps investasi pertama di Indonesia.


"Saya ingat, dulu investasi adalah salah satu kegiatan yang jarang terjadi di Indonesia. Akses dan teknologi yang sulit menjadikan investasi merupakan hal yang dianggap hanya lazim untuk orang yang berkecukupan saja. Namun, kemajuan teknologi yang sampai ke Indonesia telah memunculkan perdagangan digital, platform digital, dan investasi digital yang akhirnya dapat mendemokratisasi keuangan dan investasi untuk semua orang," ujar dia dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (16/3/2022).

Menurut dia, keberadaan aplikasi layanan keuangan digital memicu meningkatkan jumlah investor ritel di Indonesia. Meskipun begitu, Indonesia masih memiliki potensi market bagi investor ritel yang lebih luas.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Desember 2021, dari 270 juta penduduk di Indonesia, terdapat 7,5 juta investor di pasar modal. Jumlah investor pasar modal tersebut telah tumbuh hampir dua kali lipat sejak 2020 dan mayoritas investor baru berusia di bawah 40 tahun atau kalangan milenial.

Claudia juga menegaskan, tren pertumbuhan layanan keuangan digital dinilai menjanjikan untuk potensi pendanaan berkelanjutan. Menurut dia, pertumbuhan investor ritel dari generasi milenial dan zilenial yang semakin meningkat membuat para perusahaan startup membuka sahamnya untuk publik secara lokal.

"Meskipun begitu, strategi yang tepat untuk mendukung keberlangsungan sebuah bisnis sangatlah diperlukan sebelum membuka saham untuk publik," ungkap dia.

Claudia menyebutkan Indonesia sebagai kawasan yang menyumbangkan pasar terbesar di Asia Tenggara saat ini mengalami lonjakan besar dalam penggunaan layanan keuangan digital. Kata dia, hal ini dapat menarik minat investor untuk mendukung pertumbuhan sektor fintech, termasuk platform wealth tech yang memanfaatkan gelombang adopsi pengguna dalam layanan mereka.

"Pluang menilai dalam ekosistem finansial kita perlu bergotong royong dengan sesama pelaku di industri keuangan guna memperbesar partisipasi masyarakat dalam sektor finansial dan investasi," tukasnya.

Oleh karena itu, dia menegaskan, kehadiran Pluang bisa mendukung sektor perbankan dan pelaku finansial lainnya. Di samping itu, menjadikan pelaku usaha lainnya sebagai calon partner untuk mengembangkan ekosistem keuangan Indonesia.

Lebih lanjut, sebagai pembicara dalam PE-VC Summit 2022, Claudia menyampaikan dukungannya bagi IWD 2022 melalui kampanye #BreakTheBias. Kampanye ini bertujuan agar tidak ada lagi stereotip pada wanita.

Menurut Claudia, peran woman-tech semakin meningkat jumlahnya, bahkan tidak sedikit yang mengisi posisi strategis dalam level eksekutif di perusahaan startup.

Berdasarkan survei global yang melibatkan 21.980 perusahaan dari 91 negara kehadiran perempuan dalam posisi kepemimpinan perusahaan dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam hal peningkatan profit.

"Tanpa disadari, bias pada kaum wanita yang seringkali membuat mereka sulit untuk mengambil keputusan untuk bekerja runtuh dalam sektor digital ini, melihat industri startup sangat dinamis dan fleksibel, sehingga dapat memberikan kesempatan kepada perempuan untuk masuk ke labor market," kata wanita yang akrab dengan dunia investasi sejak usia 12 tahun ini. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

KTT Y20 Jadi Peluang Startup RI Eksis di Arena Global


(bul/bul)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading