Blak-blakan Luhut Soal SoftBank yang Cabut dari Proyek IKN

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
15 March 2022 19:21
Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri menerima CEO SoftBank Jepang Masayoshi Son, Jumat (10/1) pagi.  (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan alasan SoftBank Corp batal berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Hal tersebut dipaparkan Luhut saat ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

"SoftBank dari awal mundur sejak sahamnya melorot," ujarnya.

Menurut dia, SoftBank Vision Fund mengalami kesulitan lantaran pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab tidak lagi menginvestasikan dana di sana. Mundurnya SoftBank membuat sang CEO pun tidak lagi menjadi dewan pengarah IKN.

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan, pemerintah terus berupaya mencari pendanaan lain, salah satunya dari UEA. Menurut dia, potensi investasi via SWF UEA mencapai US$ 20 miliar.

"Kalau ibu kota pemerintah dibayar APBN, yang lain private sector," kata Luhut.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga mengundang Pemerintah Arab Saudi berinvestasi di IKN. Pertemuan pun telah dilakukan Luhut dengan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad Bin Salman.

"Itu Prince minta masuk ke situ. Kalau beliau angkanya berapa sedang kita godok pertemuan secara virtual dengan timnya," ujar Luhut.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kecepatan Internet RI 100 MBps, Luhut: Something Wrong


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading