Kemenkes Bantah Ada Pembobolan Aplikasi PeduliLindungi

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
28 February 2022 22:20
Infografis/Satgas COVID-19 Tegaskan, Syarat Perjalanan Tetap gunakan PeduliLindungi/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta membongkar sindikat pembuat surat hasil swab test PCR dan Antigen palsu yang terhubung ke aplikasi PeduliLindungi pada Jumat (25/2/2022). Terkait hal itu, Kementerian Kesehatan melalui Digital Transformation Office (DTO) bergegas melakukan investigasi di internal terkait dugaan peretasan aplikasi PeduliLindungi.

Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh DTO Kemenkes, tidak ditemukan adanya indikasi pembobolan terhadap aplikasi PeduliLindungi.

"Jadi mereka ini pakai user id entry untuk memasukkan data palsu hasil swab test ke sistem NAR," kata Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji di Jakarta, Senin (28/2/2022).

Menurut dia, aktivitas yang dilakukan oleh sindikat tersebut tidak sampai menganggu operasional aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi tersebut tetap berjalan seperti sediakala.

Namun demikian, aktivitas ilegal ini justru mendatangkan kerugian bagi diri sendiri dan orang sekitar terutama kelompok rentan karena berpotensi memperluas penyebaran Covid-19. Untuk itu, pelaku perjalanan diminta untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan untuk mencegah penularan Covid-19-19 yang semakin luas.

Sejak diluncurkan tahun lalu dan digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas mulai dari testing, tracing dan treatment (3T) hingga vaksinasi Covid-19, kini semakin banyak masyarakat yang menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Kemenkes terus melakukan upaya maksimal untuk menjamin keamanan data informasi pengguna di aplikasi PeduliLindungi," kata Setiaji.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

PeduliLindungi Tak Cuma Sertifikat Vaksin, Cek Fitur Ini!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading