China Bantah Roket Antariksa Miliknya Bakal Tabrak Bulan

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
23 February 2022 18:05
Ilustrasi Gerhana Bulan

Jakarta, CNBC Indonesia - China mengklaim bahwa puing-puing roket yang akan menabrak Bulan, bukan berasal dari salah satu roket luar angkasa mereka. Seperti yang diungkap oleh para astronom yang melacak objek tersebut.

Sebagian besar bukti menunjukkan bahwa puing-puing tersebut merupakan campuran dari misi roket China yang lawas.

Objek luar angkasa ini telah menerima cukup banyak menyita perhatian selama beberapa minggu terakhir, demikian dikutip dari The Verge, Rabu (23/2/2022)


Pasalnya objek ini ramai diperbincangkan sejak astronom dan pelacak luar angkasa bernama Bill Gray mengatakan bahwa puing-puing ini akan menabrak Bulan pada 4 Maret, setelah bertahun-tahun mengorbit Bumi.

Awalnya, Gray mengira benda itu adalah potongan sisa roket SpaceX Falcon 9 yang meluncurkan satelit untuk National Oceanic and Atmospheric Administration pada tahun 2015.

Namun setelah beberapa analisis lanjutan, Gray mengklaim bahwa dia salah. Puing-puing itu sebenarnya adalah roket tua sisa dari misi China Chang'e 5-T1 di 2014.

Laporan Grey juga didukung oleh analisis dari Jet Propulsion Laboratory NASA dan tim di University of Arizona.

Kendati demikian, China membantah tuduhan tersebut dan berpotensi memperdebatkan klaim para astronom Amerika.

"Menurut pemantauan China, bagian atas roket misi Chang'e-5 telah jatuh melalui atmosfer bumi dengan aman dan terbakar habis," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.

Wenbin mengatakan bahwa roket dari misi Chang'e-5 terbakar di atmosfer Bumi. Tetapi Gray dan analisis lainnya mengklaim bahwa roket itu berasal dari misi Chang'e 5-T1 yang merupakan penerbangan terpisah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Korsel Luncurkan Roket Luar Angkasa, Namun Gagal ...


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading