AS & Negara yang Bercita-cita Mendarat di Mars, RI Kapan Ya?

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
17 February 2022 09:56
Ilustrasi planet Mars. (DasWortgewand/Pixabay) Foto: Ilustrasi planet Mars. (DasWortgewand/Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - NASA beberapa waktu lalu berhasil mendaratkan misi robot Perseverance di Planet Mars. Robot tersebut akan bersiap untuk melakukan misi panjang selama dua tahun.

Selain NASA, sudah ada Uni Emirat Arab dan China yang telah mendarat lebih dulu di Mars dengan misi mereka masing-masing Hope UEA dan Tianwen-1 China.

Tak mau ketinggalan, sejumlah negara juga bersiap untuk mendatangi Mars di masa depan. Beberapa diantaranya bahkan telah merencanakan tahun peluncuran misi ke planet merah tersebut.


Berikut sejumlah negara yang Bercita-cita untuk pergi ke Mars, dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber, Kamis (17/2/2022)

Eropa dan Rusia

Lembaga antariksa Eropa dan Rusia menjalin kerja sama untuk meluncurkan robot ke Mars. Namun peluncurannya ditunda hingga tahun ini.

Penundaan ini dilakukan karena untuk melakukan pengujian pada parasut kendaraan sebelum peluncuran. Kedua lembaga merasa tidak cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum peluncuran rencana awal pada Juli dan Agustus 2021.

"Kami bersama-sama menerima saran peluncuran tahun ini akan mengorbankan tes penting yang tersisa. Ini keputusan yang sulit namun saya yakin ini yang tepat," ungkap Direktur Jenderal ESA, Jan Worner, dikutip The Verge.

India

India juga berencana melakukan misi ke Mars yang dijadwalkan tahun ini. Mangalyaan 2 menjadi perjalanan India ke Mars untuk kedua kali.

Negara itu sebelumnya telah meluncurkan Mars Orbiter Mission atau MOM pada 2013 lalu, dikutip Indian Express.

Untuk misi mendatang, Mangalyaan 2 akan membuat muatan ilmiah lebih besar dibanding pendahulunya. Sebelumnya, Mangalyaan 1 membawa lima instrumen dengan tujuan merancang dan merealisasikan pengorbit Mars yang memiliki kemampuan bertahan serta manuver ke Bumi.

Jepang

Jepang diperkirakan akan tiba di luar angkasa pada 2025. Namun Jepang tak akan pergi ke planet merah, tapi melakukan perjalanan ke bulan Mars dan melakukan pengumpulan sampel batuan di permukaan Phobos nantinya.

Sampel itu akan dibawa ke Bumi pada 2029 mendatang. Jepang menghadirkan wawasan terbentuknya Bulan dan Mars di tahap awal evolusi menjadi planet.

Kanada dan Italia

Misi kedua negara bersama Jepang ini akan bekerja sama dengan NASA. Namun rencananya masih dalam tahap pengembangan.

Diperkirakan pesawat ruang angkasa untuk misi ini akan lepas landas paling cepat pada 2026 mendatang, dikutip The New York Times.

Perjalanan tersebut menuju Ice Mapper Mars. Misi akan mengorbit pada planet dan melakukan penilaian lebih rinci pada tempat di planet dengan es paling melimpah pada permukaan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Australia Gandeng NASA Kembangkan Robot Penjelajah Ke Mars


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading