India Blokir Free Fire, Induk Shopee 'Rugi' Rp 289 Triliun

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
15 February 2022 18:20
Game Free Fire (Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Induk Shopee dan Garena, Sea Ltd kehilangan kapitalisasi pasar senilai US$16 miliar atau setara Rp 288,8 triliun (asumsi Rp 14.300/US$) karena kebijakan India yang memblokir game online Garena Free Fire.

Dampak kebijakan ini membuat harga saham Sea Ltd yang dicatatkan di bursa saham anjlok 18% dalam sehari sehingga membuat kapitalisasi pasar perusahaan teknologi paling berharga di Asia Tenggara ini pun terpengaruh.

Aksi jual saham Sea Ltd terjadi karena investor khawatir kebijakan ini juga berpotensi diikuti dengan pemblokiran e-commerce Shopee di India. Per Desember lalu, Shopee India memiliki 300 karyawan dan 20.000 mitra penjual lokal, Bloomberg News melaporkan Senin (14/2/2022).


Informasi saja, pekan lalu India telah memblokir 54 aplikasi yang terafiliasi dengan China. Ini bagian dari tindakan keras India atas ketegangan kedua negara di wilayah perbatasan Himalaya yang terjadi pada 2020.

Sea Ltd merupakan perusahaan teknologi asal Singapura. Pendirinya adalah Forest Li yang lahir di China dan kini telah menjadi warga negara Singapura. Salah satu pemegang saham besar Sea adalah raksasa teknologi China, Tencent.

Dalam rapat umum tahunan Sea, Forest Li berusaha untuk meredakan kekhawatiran investor dengan mengatakan perusahaan telah mengendalikan situasi ini.

"Sea adalah perusahaan Singapura dan kami bertujuan untuk bermitra dalam misi ekonomi digital," ungkap Forest Li.

"Kami berkomitmen untuk melindungi privasi dan keamanan pengguna kami di India dan secara global, kami mematuhi undang-undang dan peraturan India, dan kami tidak mentransfer atau menyimpan data apa pun dari pengguna India di China," ungkap Sea dalam keterangan resminya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

India Blokir Game Garena Free Fire, Singapura Turun Tangan


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading