Mudah! Cek Sertifikat Vaksin Covid-19 Standar WHO di Sini Ya

Tech - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
30 January 2022 19:15
Infografis/Vaksinasi Covid-19 Di RI Tembus 100 Juta Orang/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyesuaikan sertifikat vaksin Covid-19 sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sertifikat vaksin standar WHO memiliki bentuk QR Code yang berbeda dengan QR Code sertifikat vaksin yang digunakan di dalam negeri.

Selain itu, terdapat tulisan "Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Internasional". Masyarakat dapat mengunduh sertifikat vaksin standar WHO melalui PeduliLindungi.

Berikut ini cara download sertifikat vaksin standar WHO melalui aplikasi PeduliLindungi:

● Update aplikasi PeduliLindungi versi terbaru
● Buka aplikasi PeduliLindungi dan login dengan akun terdaftar
● Masuk ke menu "Sertifikat Vaksin"
● Di bagian "Sertifikat Perjalanan Luar Negeri", klik ikon "+"
● Centang nama pengguna yang ingin dibuatkan sertifikat internasional, klik selanjutnya
● Pilih negara tujuan, klik selanjutnya dan konfirmasi
● Sertifikat berhasil dibuat dan sudah aktif, kemudian klik "Lihat Detail"

Untuk melihat kode QR atau mengunduh sertifikat, bisa dilakukan pada menu "Sertifikat Vaksin" dan memilih nama pengguna yang telah dibuatkan sertifikat vaksin internasional.

Sertifikat internasional ini bertujuan untuk mengantisipasi isu sertifikat vaksin Indonesia tidak dikenal atau diakui di sejumlah negara lain.

Dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip CNBC Indonesia, Minggu (30/1/2022), Chief of Digital Transformation Office Kemenkes, Setiaji menyampaikan bahwa bentuk dan informasi yang tertera pada sertifikat vaksin internasional sudah disesuaikan dengan standar WHO, termasuk kode QR yang tercantum di dalamnya agar bisa terbaca dan diakui di luar negeri.

Sertifikat vaksin internasional dapat digunakan oleh Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bukti telah menerima vaksinasi primer lengkap. Salah satu pemanfaatan sertifikat internasional ini adalah untuk perjalanan haji dan umrah.

Meskipun demikian, sertifikat ini hanya sebagai dokumen kesehatan dan pelaku perjalanan tetap wajib mematuhi peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku di masing-masing negara.

Terkait jenis vaksin yang diterima atau berlaku juga mengacu kepada kebijakan masing-masing negara tujuan.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kebut Vaksinasi Covid di RI, Simak 5 Tips Jitu Guru Besar UI


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading