Pencinta Kripto Pasti Senang Baca Kabar Ini

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
13 January 2022 18:35
Bitcoin

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Bitcoin bisa melonjak tinggi di tahun ini. Diperkirakan nilainya bisa dua kali lipat menjadi US$75 ribu atau Rp 1,070 miliar.

CEO Bank Swiss Seba, Guido Buehler mengatakan hal ini bakal terjadi karena makin banyak investor institusional mulai merangkul Bitcoin. "Kami percaya harga akan naik," ungkapnya, kepada CNBC Internasional, Kamis (13/1/2022).

"Model penilaian internal kami menunjukkan harga saat ini antara US$50 ribu (Rp 713,9 juta) dan US$75 ribu. Saya cukup yakin kita akan melihat ke level tersebut. Pertanyaanya selalu tentang waktu".


Bitcoin sempat menyentuh angka tertinggi sepanjang waktu dengan US$69 ribu (Rp 985,2 juta) pada November. Namun akhirnya nilai uang kripto itu turun dan menyentuh di bawah US$40 ribu (Rp 571,1 juta) pada hari Senin lalu.

Menurut Buehler, Bitcoin bakal ada di level tertingginya seperti tahun lalu. Namun tetap menambahkan jika volatilitas masih akan tinggi.

Dia mengatakan investor institusi bakal membantu meningkatkan harga Bitcoin di tahun ini. Pihaknya juga punya kumpulan aset untuk berinvestasi.

"Uang institusional mungkin akan mendorong harga naik. Kami bekerja sebagai bank yang diatur sepenuhnya. Kami punya kumpulan aset yang mencari waktu tepat untuk berinvestasi," kata dia.

Di sisi lain, tren ritel juga sedang naik di dalam sektor Bitcoin. Pascal Gauthier, CEO dompet kripto Ledger, mengatakan para investor tersebut makin percaya dengan Bitcoin.

"Mereka semakin percaya dengan Bitcoin dan orang-orang yang akan mendorong harga naik," jelas Gauthier.

Sementara menurut Noelle Acheson, kepala market insight di Genesis, telah melihat perilaku Bitcoin seperti aset berisiko pada banyak kesempatan dalam beberapa bulan terakhir.

"Saat pasar menjadi gelisah, Bitcoin jatuh. Kami melihat indikasi sentimen pasar agak ketakutan pada lonjakan dalam 10 tahun, ini tidak bagus untuk aset apapun dengan volatilitas tinggi dalam cash flow," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading