Jreng.. Teleskop Antariksa NASA Rp 130 T Siap Diluncurkan!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
25 December 2021 14:10
SpaceX Luncurkan 4 Astronot ke Stasiun Luar Angkasa. (AP/Malcolm Denemark)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA meluncurkan Teleskop Antariksa James Webb pada Sabtu pagi waktu setempat di pantai timur laut Amerika Selatan. Ini adalah instrumen revolusioner senilai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 130 triliun (asumsi kurs Rp 14.400 per US$) dan bisa melihat lebih dalam ke kosmos dan menjadi pembuka jalan era baru eksplorasi astronomi.

Teleskop ini menumpang roket Ariane 5. Keduanya dijadwalkan akan lepas landas pada pukul 07:20 EST atau 19:20 WIB hari Sabtu di European Space Agency di Guyana Perancis, dikutip dari Reuters, Sabtu (25/12/2021).

Jika berjalan lancar, maka benda seberat 14 ribu pon akan dilepaskan dari roket 26 menit dalam perjalanan ke luar angkasa.


Berikutnya Teleskop James Webb membutuhkan satu bulan perjalanan hingga sampai ke tujuannya di orbit Matahari. Ini kira-kira 1 juta mil dari Bumi atau sekitar empat kali lebih jauh dari Bulan.

Jalur orbit teleskop akan tetap sejajar dengan Bumi, saat keduanya mengelilingi Matahari secara bersamaan.

Sebelumnya, Teleskop Luar Angkasa Hubble, mengorbit Bumi dari jarak 340 mil. Benda itu keluar masuk bayangan planet tiap 90 menit.

Webb dilaporkan 100 kali lebih sensitif dari pendahulunya itu. Teleskop itu juga diharapkan bisa mengubah pemahaman para ilmuwan soal alam semesta dan tempat manusia hidup di dalamnya.

Salah satu pekerjaan Webb adalah melihat kosmos dalam spektrum infrared. Dengan begitu membuat teleskop bisa mengintip lewat awan gas dan debut tempat bintang-bintang lahir.

Teleskop James Webb juga terdiri atas 18 segmen heksagonal logam berilium dengan lapisan emas. Selain itu juga punya area pengumpulan cahaya yang jauh lebih besar.

Hal ini membuat teleskop mampu melihat obyek dengan jarak yang jauh dibandingkan dengan teleskop lain termasuk Hubble.

Instrumen Webb juga ideal untuk mencari bukti atmosfer, yang berpotensi bisa mendukung kehidupan di sejumlah exoplanet yang baru didokumentasikan. Serta untuk mengamati planet lain dekat Bumi seperti Mars ataupun Titan yang merupakan bulan Saturnus.

Teleskop James Webb adalah hasil kolaborasi antara NASA dengan badan antariksa Eropa serta Kanada. Roket peluncur Arianespace merupakan kontribusi dari Eropa.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alasan Kenapa Astronaut Nangis Lihat Bumi dari Antariksa


(npb/wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading