Riset Sebut Sinovac Tak Ampuh Lawan Omicron, Butuh Booster

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
15 December 2021 16:09
Otoritas Belanda mendeteksi 13 kasus positif virus Corona (COVID-19) varian Omicron dari dua penerbangan asal Afrika Selatan (Afsel). (REUTERS/EVA PLEVIER)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para Peneliti University of Hong Kong menemukan individu yang disuntik dua dosis (vaksin penuh) vaksin Sinovac tidak menghasilkan tingkat serum antibodi yang cukup untuk melawan Covid-19 varian Omicron. Hasil yang sama juga ditemukan pada mereka yang mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer.

Penelitian tersebut menyarankan kepada masyarakat yang mendapatkan vaksin Sinovac dan Pfizer untuk sesegera mungkin untuk mendapatkan booster vaksin (vaksin ketiga) sambil menunggu ditemukan vaksin yang lebih cocok untuk mengatasi Omicron, seperti dikutip website University of Hong Kong, Rabu (15/12/2021).

Penelitian ini dilakukan pada 50 relawan, di mana 25 relawan penerima vaksin Sinovac dan sisanya adalah penerima vaksin Pfizer. Penelitian ini untuk menguji kemampuan serum antibodi penerima vaksin menetralkan varian omicron. Pengujian ini juga menggunakan dua varian omicron, dari Afrika Selatan dan Nigeria.


Dari penelitian tersebut diketahui tak satupun dari 25 penerima vaksin Sinovac CoronaVac memiliki serum antibodi yang cukup untuk menetralkan varian Omicron.

Pada grup lainnya terdapat 5 dari 25 orang yang sudah disuntik vaksin Pfizer memiliki kemampuan menetralisir varian omicron, dan efisiensi vaksin berkurang secara signifikan menjadi 20-24%. Dibandingkan dengan strain asli Covid-19, titer antibodi penawar terhadap varian Omicron telah menurun 36 - 40 kali lipat.

Penelitian ini sendiri dipimpin oleh Yuen Kwok Yung, salah satu profesor yang sangat dihormati di University of Hong Kong. Penelitian ini juga telah dipublikasikan dalam jurnal medis Clinical Infectious Diseases.

Sementara ini masih banyak yang belum diketahui tentang bagaimana suntikan Sinovac bereaksi terhadap Omicron, termasuk bagaimana sel-T (senjata sistem kekebalan melawan sel yang terinfeksi virus) akan merespons varian baru ini.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sederet Fakta Ditemukannya Covid-19 Varian Omicron di RI


(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading