Jokowi Tantang Nadiem Cetak Jutaan Talenta Digital, Sanggup?

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
15 December 2021 11:35
Presiden Joko Wiodo dalam acara Akselerasi Generasi Digital (Tangkapan Layar via Youtube KEMENTERIAN BUMN RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar Indonesia tidak tertinggal dalam konteks perkembangan digital dunia. Namun, Jokowi menyadari hal tersebut tidaklah mudah.

"Bagian yang paling sulit memang bagaimana menyiapkan talenta digital, dalam jumlah yang besar, mendatangkan mentor-mentor yang memiliki kualifikasi yang baik," ujarnya saat menghadiri peresmian Gerakan Akselerasi Generasi Digital di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (15/12/2021).

Jokowi mengaku beruntung lantaran Mendikbudristek Nadiem Makarim memiliki pengalaman di perusahaan teknologi.

"Saya tanya selalu dijawab dengan sangat cepat. Ini gimana jumlahnya, gak mau saya hanya 1-2 atau seribu, dua ribu, kita mintanya jutaan. Bisa pak. Kampus Merdeka, Merdeka Belajar itu jawabannya pak, caranya ya tadi sudah disampaikan pak menteri tadi," katanya.

Menurut Jokowi, apabila pemerintah tidak menyiapkan hal itu, akan sangat sulit mengejar kemajuan negara lain di sisi digital.

"Kuncinya sekali lagi dalam jumlah yang banyak. Oleh sebab itu saya meminta semua perusahaan teknologi, semua perusahaan besar agar mau ditempati untuk magang mahasiswa- mahasiswa kita, anak-anak kita agar secepatnya semuanya berubah mindset digital ada, skill digital ada, sehingga terbentuk sebuah kultur digital di negara kita," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, eks Wali Kota Solo itu pun ingin membangun pemerintahan digital. Namun, hal tersebut pun tidak mudah.

"Saya sudah perintahkan ke Menkominfo (Menkominfo Johnny Plate) bangun secepatnya infrastruktur digital kita, kejar, karena ini kejar-kejaran. Begitu kita tidak bisa melangkah mengejar itu, ya sudah kita akan semakin jauh," kata Jokowi.

"Padahal kesempatan dan peluang, opportunity itu ada. Ekonomi digital kita akan tumbuh kalau infrastruktur kita siap, talenta digital kita ada, pemerintahan digital kita siap, regulasi-regulasi digital siap, sehingga terbangun sebuah ekosistem masyarakat digital di negara kita," lanjutnya.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nadiem Gelontorkan Bantuan Kuota Data Belajar Online Rp6,8 T!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading